Ia menjelaskan sistem FotoFinder Automated Total Body Mapping (ATBM) Master sebagai teknologi utama di pusat skrining. Sistem ini menggabungkan fotografi seluruh tubuh beresolusi tinggi, dermoskopi digital, dan analisis berbasis AI untuk memetakan serta memantau setiap lesi kulit dari waktu ke waktu.
Pendekatan ini memungkinkan dokter memantau perubahan sekecil apa pun pada kulit pasien dari waktu ke waktu, sehingga potensi kanker kulit dapat terdeteksi lebih dini dan akurat.
“Teknologi tersebut terutama sangat bermanfaat bagi pasien berisiko tinggi yang memerlukan pemantauan jangka panjang, bukan sekadar pemeriksaan sesekali,” tambahnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.