Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal TB Ginjal, Penyakit yang Dialami Lucky Element

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Selasa, 27 Januari 2026 |07:29 WIB
Mengenal TB Ginjal, Penyakit yang Dialami Lucky Element
Mengenal TB Ginjal, Penyakit yang Dialami Lucky Element. (Foto: IG Lucky Element)
A
A
A

JAKARTA - Vokalis band Element meninggal dunia pada Minggu (25/1/2026) di usia 49 tahun. Diketahui Lucky meninggal dunia setelah lama berjuang melawan tuberkulosis ginjal (TB ginjal).

Lucky dikabarkan berjuang menghadapi kondisi kesehatannya sejak beberapa tahun terakhir. Termasuk menjalani perawatan yang berat, sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

TB ginjal atau tuberkulosis ginjal adalah salah satu jenis tuberkulosis ekstraparu yang menyerang organ ginjal. 

Melansir Science Direct, Selasa (27/1/2026), penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena gejalanya mirip dengan infeksi saluran kemih biasa. Jika tidak ditangani dengan tepat, TB ginjal dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen.

Apa Itu TB Ginjal?

TB ginjal merupakan infeksi ginjal akibat bakteri tuberkulosis yang menyebar melalui aliran darah. Umumnya, TB ginjal terjadi pada pasien yang pernah menderita TB paru, meskipun gejalanya bisa muncul bertahun-tahun setelah infeksi awal. Kondisi ini termasuk penyakit serius yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.

Melansir Healthline, sekitar 5–45% kasus TBC baru terjadi di luar paru, artinya penyakit tersebut memengaruhi organ selain paru-paru Anda. TBC ginjal termasuk jenis TBC yang mempengaruhi sistem saluran kemih dan reproduksi Anda yang dikenal sebagai TBC urogenital. Penyakit ini menyumbang 30-40% dari seluruh kasus TBC luar paru.

 

Penyebab utama TB ginjal adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyebar dari paru-paru ke ginjal melalui aliran darah, terutama saat daya tahan tubuh menurun. 

Gejala TB Ginjal

Gejala TB ginjal sering tidak spesifik dan berkembang secara perlahan. Beberapa gejala yang sering muncul antara lain nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, sering buang air kecil, urin bercampur darah, nyeri pinggang atau perut bawah, demam ringan berkepanjangan, berat badan menurun tanpa sebab jelas.

Karena gejala TB ginjal menyerupai infeksi saluran kemih, banyak penderita tidak menyadari penyakit ini hingga mencapai stadium lanjut.

Cara Diagnosis TB Ginjal

Diagnosis TB ginjal memerlukan pemeriksaan medis yang menyeluruh. Beberapa metode yang digunakan antara lain:

1. Pemeriksaan urine untuk mendeteksi bakteri TB
2. Tes darah
3. Pemeriksaan pencitraan seperti USG, CT scan, atau rontgen
4. Cek riwayat medis apakah ada penyakit TB sebelumnya

Utuk pencegahan, melakukan deteksi dini bisa menjadi salah satu cara yang tepat. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius pada ginjal.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement