SEBUAH surat kabar atau koran yang memuat artikel tragedi tenggelamnya kapal Titanic berhasil ditemukan setelah 112 tahun tersimpan di lemari pakaian. Koran itu diterbitkan lima hari setelah tenggelamnya kapal Titanic pada 20 April 1912.
Berita di halaman depannya menggambarkan anggota keluarga penumpang yang putus asa menunggu daftar korban selamat untuk orang yang mereka cintai di Southampton.
Ditemukan di sebuah rumah di Lichfield, Staffordshire, surat kabar tersebut dijual oleh Balai Lelang Hanson pekan ini, yang menggambarkan temuan tersebut sebagai 'sepotong sejarah sosial yang berharga'.
“Tenggelamnya Titanic telah banyak didokumentasikan dalam film, acara TV, dan buku, dan kita tahu banyak tentang mereka yang kehilangan nyawa,” kata pemilik kapal, Charles Hanson.
“Penemuan ini mengingatkan kita pada banyak keluarga dan teman yang berduka, ibu, ayah dan istri yang patah hati,” sambungnya, mengutip Independent.
(Foto: Hansons Auctioneers)
Titanic, yang secara luas diiklankan sebagai kapal yang 'praktis tidak dapat tenggelam' menjelang pelayaran perdananya, adalah bencana maritim paling mematikan dalam sejarah peradaban manusia.
Lebih dari 1.500 orang kehilangan nyawa setelah kapal tersebut menabrak gunung es di tengah Atlantik Utara. Ada lebih dari 700 orang yang selamat.
Meski terdapat terlalu sedikit sekoci di Kapal Titanic, banyak perahu yang diluncurkan dalam keadaan setengah kosong karena kepercayaan masyarakat yang tak henti-hentinya bahwa kapal tersebut tidak dapat tenggelam.