Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pria Ini Lakukan 20 Ribu Kali Sit Up untuk Turunkan Usia Biologis

Azallea Nasafka Suryantara , Jurnalis-Selasa, 20 Agustus 2024 |21:00 WIB
Pria Ini Lakukan 20 Ribu Kali Sit Up untuk Turunkan Usia Biologis
Pria ini berupaya turunkan usia biologis dengan sit up. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

SEORANG pria bernama Bryan Johnson berusia 46 tahun, menjadi sorotan usai menghabiskan 2 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekira Rp 30 milliar per tahun untuk menurunkan usia biologisnya.

Meski secara kronologis usia Johnson menyentuh 46 tahun, namun dia mengklaim telah berhasil menurunkan usia biologisnya menjadi sekitar 36 tahun. Dalam salah satu video yang diunggah di TikTok, Johnson membeberkan rutinitas latihannya yang luar biasa.

Dia menggunakan mesin khusus yang membantunya melakukan setara dengan 20 ribu sit-up hanya dalam 30 menit. Meski dia sudah rutin berolahraga satu jam setiap hari, Johnson masih menambahkan penggunaan mesin ini untuk menjaga tubuhnya tetap kencang dan berotot.

"Rasanya seperti menarik seluruh perut anda keluar. Rasanya seperti mencabiknya," kata pengusaha teknologi itu dalam video sebagaimana dirangkum VT pada Selasa (20/8/2024).

Sit Up

Selain rutinitas latihan ini, Johnson juga menjalani diet vegan ketat untuk mendukung kebugarannya. Meskipun demikian, tidak semua orang terkesan dengan pendekatannya. Beberapa pengguna TikTok menyatakan bahwa mereka merasa lebih muda tanpa harus melalui proses yang begitu ekstrem.

"Saya rasa saya terlihat lebih muda darinya dan saya berusia 54 tahun," tulis seorang pengguna.

"20 ribu kali sit-up dan anda tidak merasakan sakit setelahnya? Sungguh menyebalkan," katanya.

Johnson sendiri sudah lama terbuka tentang misinya untuk memperlambat proses penuaan melalui proyek yang disebut 'Project Blueprint'. Tujuannya adalah untuk mengukur dan membalikkan usia biologis dari setiap organ tubunnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement