PROGRAM makan siang gratis yang dicanangkan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming terus mendapat sorotan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah isu terkait program makan siang yang anggarannya dipangkas menjadi Rp7.500 per sekali makan.
Banyak yang menyebut nominal tersebut bukan angka yang besar untuk makan. Dikhawatirkan tidak memenuhi standar gizi untuk anak sekolah.
Terkait hal tersebut, Epidemiolog sekaligus Pengamat Kesehatan Masyarakat, dr Dicky Budiman ikut berkomentar mengenai isu tersebut. Dokter Dicky mengatakan untuk budget makan siang senilai Rp7.500 menurutnya agak sulit.

"Kalau di kampung yang betul-betul masih ada produksi lokal mungkin bisa, saya kira kalau skala nasional agak berat dan relatif sulit