Penggunaan insulin yang tidak teratur dapat meningkatkan resiko terjadinya KAD pada penderita DM tipe-1. KAD merupakan suatu kondisi dimana kadar gula dalam darah sangat tinggi namun tidak dapat disalurkan ke dalam sel, sehingga menyebabkan gangguan pada kerja sel tubuh.
Karena sel tubuh tidak mendapatkan asupan gula dari dalam darah, maka untuk beraktivitas tubuh memecah lemak sebagai sumber bahan bakar. Meskipun lemak dapat dijadikan sumber bahan bakar cadangan oleh tubuh, namun metabolisme tersebut menghasilkan produk sampingan berupa asam laktat.
Semakin tinggi proses pemecahan lemak maka semakin banyak juga asam yang dihasilkan. Penumpukan asam dalam darah dapat menyebabkan kondisi kegawatan yang mengancam jiwa.
Oleh karena itu, penting bagi penderita DM tipe-1 untuk melakukan suntikan insulin secara teratur sesuai jadwal dan melakukan pengecekan kadar gula darah berkala. Kontrol gula darah yang baik akan menurunkan resiko kejadian komplikasi, serta dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.