KENTUT dan suaranya masih dianggap banyak orang sebagai hal yang memalukan, bahkan mengganggu dan tidak sopan. Terutama jika kentut mengeluarkan bunyi keras dan bau tidak sedap.
Namun tahukah Anda ternyata menghirup bau kentut itu bermanfaat? Inilah hasil yang diungkap oleh suatu studi di Inggris baru-baru ini. Dilansir dari The Week, Rabu (24/7/2024) suatu studi di Universitas Exeter di Inggris, menunjukkan bahwa paparan hidrogen sulfida yang menghasilkan kentut dapat mencegah kerusakan mitokondria. Hasil penelitian menyimpulkan, mencium aroma atau bau kentut bisa membantu untuk mencegah penyakit dan bahkan kanker.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medicinal Chemistry Communications ini menemukan, bahwa gas hidrogen sulfida dalam telur busuk dan perut kembung bisa menjadi faktor kunci dalam pengobatan penyakit.
“Meski pun gas hidrogen sulfida dikenal sebagai gas yang menyengat dan berbau busuk dalam telur busuk dan perut kembung, gas ini diproduksi secara alami di dalam tubuh,” ujar Dr Mark Wood, profesor di Universitas Exeter.
“Dan sebenarnya bisa menjadi pahlawan kesehatan yang memiliki implikasi signifikan bagi terapi masa depan untuk berbagai penyakit,” lanjutnya.
Meski gas hidrogen sulfida berbahaya dalam dosis besar, penelitian menunjukkan bahwa bau kentut memiliki kekuatan untuk mengurangi risiko kanker, stroke, serangan jantung, artritis, dan demensia dengan menjaga mitokondria.
Sementara itu, profesor Universitas Exeter Dr Matt Whiteman, yang membuat penelitian ini mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para peneliti bahkan mereplikasi gas alam dalam senyawa baru, AP39, untuk mendapatkan manfaat kesehatan.
Para ilmuwan mengirimkan AP39 dalam jumlah yang sangat kecil langsung ke sel mitokondria untuk memperbaiki kerusakan, yang dapat menjadi kunci bagi terapi di masa depan, ungkap pernyataan universitas tersebut.
(Rizky Pradita Ananda)