Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa itu Heat Stroke, yang Bikin Hakim Garis di Copa America 2024 Pingsan

Lulu Az Zahra , Jurnalis-Rabu, 26 Juni 2024 |18:00 WIB
Apa itu Heat Stroke, yang Bikin Hakim Garis di Copa America 2024 Pingsan
Apa itu heat stroke? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

APA itu Heat stroke, yang bikin hakim garis di Copa America 2024 pingsan mengundang tanda tanya besar para netizen. Belum lama ini, seorang Hakim Garis tiba-tiba terjatuh di pinggiran lapangan saat permainan sedang berlangsung. Hal ini memicu respon cepat dari tim medis yang hadir.

Kejadian ini menimbulkan dugaan kuat bahwa hakim garis mengalami heat stroke. Insiden ini tidak hanya mengejutkan para pemain dan penonton, tetapi juga menyoroti betapa berbahayanya kondisi ini jika tidak ditangani dengan segera dan tepat.

Lalu, apa itu heat stroke, yang bikin hakim garis di copa America 2024 pingsan?

Melansir dari berbagai sumber pada Rabu (26/6/2024), Heat stroke disebut juga sunstroke yang merupakan bentuk hipertermia atau penyakit yang berhubungan dengan panas yang paling parah. Kondisi medis ini dapat terjadi ketika tubuh seseorang mengalami kepanasan.

Hal ini biasanya diakibatkan oleh paparan atau aktivitas fisik dalam suhu tinggi dengan waktu yang lama. Suhu tubuh seseorang yang mengalami heat stroke akan meningkat secara drastis hingga mencapai 40 derajat Celsius atau bahkan lebih. Heat Stroke dapat membunuh atau menyebabkan kerusakan pada otak dan organ dalam lainnya.

Heat stroke

Beberapa orang yang terkena kondisi ini akan mengalami kerusakan organ permanen atau disfungsi neurologis. Gejala umum lainnya termasuk mual, kejang, kebingungan, disorientasi, dan terkadang kehilangan kesadaran atau koma. Siapa pun bisa terkena heat stroke, namun bayi dan orang lanjut usia memiliki risiko yang sangat tinggi.

Terlebih lagi, pada orang yang mengalami heat stroke saat tidak beraktivitas memiliki risiko kematian antara 10 hingga 65 persen. Prospeknya, lebih baik bagi mereka yang terkena heat stroke saat beraktivitas, dengan tingkat kematian hanya sekitar tiga hingga lima persen.

Kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh tidak mampu mendinginkan dirinya sendiri. Oleh karena itu, heat stroke sangat memerlukan perawatan medis segera. Namun, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk membantu seseorang yang terkena kondisi ini.

Langkah pertama adalah memindahkan mereka ke tempat yang sejuk, kemudian menerapkan kompres es pada leher, selangkangan, dan ketiak untuk membantu menurunkan suhu tubuh mereka. Langkah-langkah ini dapat memberikan bantuan sementara hingga bantuan medis datang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement