Tiga dokter gadungan yang sempat menghebohkan Indonesia menarik untuk diulas. Kasus-kasus penipuan, termasuk dalam dunia medis mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Salah satu jenis penipuan yang sering terjadi adalah keberadaan dokter gadungan yang menyamar sebagai profesional medis dan memberikan diagnosis hingga perawatan yang tidak tepat.
Kasus dokter gadungan telah beberapa kali menghebohkan Indonesia hingga menimbulkan kekhawatiran dan memaksa kita untuk lebih berhati-hati dalam memilih tenaga medis. Tiga nama yang mencuat dalam kasus dokter gadungan di Indonesia di antaranya adalah Alwizan Aminudin, Susanto, dan Sunaryanto alias dr. Ingwy Tito Banyu.
Mereka berhasil menipu banyak orang dengan identitas palsu dan praktik medis yang tidak sah hingga menimbulkan kerugian besar bagi para korbannya. Meskipun akhirnya terungkap dan dijatuhi hukuman, tindakan mereka mengingatkan kita akan pentingnya memeriksa kredensial dan latar belakang dokter sebelum menerima perawatan medis.
Melansir dari berbagai sumber pada Rabu (5/6/2024), berikut adalah tiga dokter gadungan yang sempat menghebohkan Indonesia.
1. Alwizan Aminudin
Alwizan Aminudin adalah salah satu dokter gadungan yang sempat menghebohkan Indonesia. Dia pernah menangani sembilan tim sepakbola di Indonesia dari 2013 hingga 2021. Alwizan Aminudin memalsukan ijazah kedokterannya dengan cara mengunduh ijazah dari Universitas Syiah Kuala dan mengeditnya.
Namun, identitas tersebut akhirnya terbongkar dan dia berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian setelah dua tahun menjadi buronan. Alwizan Aminudin dijerat dengan Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama enam tahun atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun.
Sekadar informasi, sebelum menjadi dokter di sejumlah klub liga sepakbola Indonesia, Alwizan Aminudin hanya bekerja sebagai kondektur bus dan pedagang warung kelontong. Karena terhimpit masalah ekonomi, dia akhirnya memutuskan untuk menjadi dokter gadungan.