Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Singapura Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Epidemiolog Beberkan Langkah Preventif Cegah Penularan

Devi Pattricia , Jurnalis-Rabu, 22 Mei 2024 |13:45 WIB
Singapura Alami Kenaikan Kasus Covid-19, Epidemiolog Beberkan Langkah Preventif Cegah Penularan
Cara mencegah Covid-19. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

MESKI telah berstatus sebagai endemi, namun negara tetangga Singapura kembali melaporkan adanya gelombang Covid-19. Bahkan Kementerian Kesehatan Singapura memprediksi puncak peningkatannya akan terjadi pada beberapa minggu ke depan.

Epidemiolog dari Griffith University, dr. Dicky Budiman mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak panik dan khawatir terhadap gelombang kasus Covid-19 di Singapura.

Sebab, tingkat keparahan dari sub varian terbaru KP.1, KP.2, dan KP.3 ini tidak tinggi. Bahkan gejala yang ditimbulkan pun tidak terlalu parah. Namun dr. Dicky tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

“Untuk masyarakat secara umum, tidak usah panik. Tapi tetap memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Ini harus tetap diterapkan untuk meminimalkan risiko dampak infeksi Covid-19 jangka panjang,” kata dr. Dicky Budiman kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (22/5/2024).

Covid-19

Menurut dr. Dicky, sub varian Covid-19 jenis apapun dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta membekali imun tubuh dengan vaksinasi.

“Apapun sub variannya, perilaku hidup bersih dan sehat ini amat sangat penting. Khususnya yang namanya vaksinasi Covid ini masih penting, terutama bagi mereka yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid,” ujarnya.

Dokter Dicky mengimbau agar kelompok rawan seperti lansia, lansia dengan komorbid, dan kelompok masyarakat yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk divaksinasi.

Bagi lansia yang sudah divaksinasi pun sangat disarankan untuk segera mendapatkan vaksinasi booster agar mendapat perlindungan yang lebih ekstra dari vaksinasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement