Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bus Rombongan Siswa SMK Terguling di Subang, Sandiaga Tekankan Pentingnya Uji Kelaikan Kendaraan

Selvianus , Jurnalis-Senin, 13 Mei 2024 |12:19 WIB
Bus Rombongan Siswa SMK Terguling di Subang, Sandiaga Tekankan Pentingnya Uji Kelaikan Kendaraan
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi insiden kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan siswa-siswi SMK Lingga Kencana Depok yang terguling di wilayah Ciater, Subang, Jawa Barat.

Akibatnya, sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan tersebut sementara 32 orang lainnya mengalami luka-luka dan sedang dalam proses perawatan.

Menurut Sandi, tergulingnya bus pariwisata di Ciater Subang disebabkan kondisi bus yang tidak laik beroperasi sehingga ia mengimbau agar perusahaan PO Bus selalu memeriksa kelaikan dari armada bus yang hendak digunakan.

"Saya sangat prihatin dan duka sangat mendalam kepada seluruh korban dan keluarga korban, kembali lagi terjadi dengan pola sangat kita khawatirkan yaitu busnya tidak laik dan investigasi masih berlangsung. Kalau tidak salah kecelakaan terpicu oleh kondisi kendaraan yang tidak laik," kata Sandi saat ditemui di kawasan Senayan Jakarta Pusat Minggu, 12 Mei 2024.

Bus angkut siswa SMK terguling di Subang

(Foto: Antara)

"Kami ingatkan semua pihak mendownload aplikasi spion dan sudah ada di bidang perhubungan untuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan itu dalam kondisi prima," tambahnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada perusahaan PO bus-bus untuk selalu mengedepankan sisi keselamatan dan safety. Oleh karenanya kondisi armada bus-bus pariwisata hendak diberangkatkan harus dalam kondisi yang siap.

Pasalnya, urusan safety merupakan sesuatu sangat penting berkaitan nyawa manusia, maka penting dievaluasi oleh perusahaan PO Bus-bus ke depannya.

"Terutama untuk para ekosistem bukan hanya sopir atau kernet dan sebagainya tetapi seluruh ekosistem yang ada dalam sisi transportasi pariwisata itu menyiapkan diri untuk mengacu pada aspek kesehatan dan safety," tutur mantan Wagub DKI Jakarta ini.

"Safety berkali-kali saya ingatkan karena (risikonya) kehilangan nyawa dan kami akan kembali berkoordinasi dan menegaskan agar bus-bus disewa, apalagi para siswa sedang wisata edukasi ini mendapatkan jaminan bahwa kendaraannya ini laik dan dalam keadaan prima untuk melayani," tambah Sandi.

Untuk menghindari kejadian serupa di kemudian hari, dirinya memastikan jika dalam waktu dekat, Kemenparekraf akan juga melayangkan surat peringatan kepada event-event organizer penyelenggara wisata.

Bus angkut siswa SMK terguling di Subang

(Foto: Antara)

Surat itu bertujuan mengingatkan kepada para EO untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika hendak berwisata.

"Sudah kami layangkan surat berkali-kali dan kami akan mengulangi kembali dengan surat yang lebih tegas karena ini mau liburan sekolah kan. Jadi mau liburan sekolah makanya kita pastikan jangan terulang kembali," tutupnya.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement