PENGALAMAN kunjungan ke dokter gigi sering kali dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan. Namun, apa yang terjadi jika kunjungan tersebut berubah menjadi mimpi buruk yang tidak terlupakan?
Inilah yang dialami Kathleen Wilson, seorang wanita dari Minnesota yang menggugat dokter giginya karena diduga menempatkannya selama lebih dari lima jam dengan melakukan 32 prosedur berbeda dalam satu sesi yang menyiksa.
Dia tidak hanya menjalani satu perawatan saluran akar yang cukup menimbulkan trauma, tetapi empat prosedur saluran akar, delapan mahkota gigi, dan tidak kurang dari 20 penambalan dalam satu sesi kedengarannya akan seperti mimpi buruk.

Melansir dari Odditycentral pada Selasa (30/4/2024), Kathleen Wilson, seorang wanita Minnesota yang memiliki masalah gigi parah dapat membuktikan bahwa hal tersebut memang benar adanya. Dalam rentang waktu lebih dari lima jam, dokter gigi, drg. Kevin Molldrem diduga menggunakan dua kali lipat dosis anastesi yang disarankan dalam upaya untuk memperbaiki semua giginya dalam satu sesi.
Namun, upayanya ini diduga membuat wanita tersebut cacat dan tertekan. Peristiwa traumatis itu terjadi pada musim panas 2020 dan membuatnya malu sekaligus kesakitan. Dia harus menjalani beberapa prosedur lain hanya untuk memperbaiki kerusakannya yang disebabkan oleh Molldrem.
Selanjutnya, seorang ahli gigi di Florida, drg. Avrum Goldstein mengatakan bahwa memang hampir setiap gigi di mulut Kathleen Wilson memiliki gigi berlubang. Namun, cara drg. Kevin Molldrem menangani kasusnya adalah salah. Menurut drg. Avrum Goldstein, Katie memerlukan respons yang lambat, bijaksana, hati-hati, dan terukur terhadap penyakitnya.
Bukan malah mencoba menambal setiap lubang pada setiap gigi di mulutnya hanya dalam satu kunjungan saja. Selain itu, Goldstein mengklaim bahwa dokter gigi wanita tersebut memberinya terlalu banyak obat bius selama sesi yang panjang. Kemudian dokter gigi tersebut juga memalsukan dokumen untuk menyembunyikannya.
Molldrem diduga memberikan 960 mg anastesi, hampir dua kali lipat dari 480 mg yang direkomendasikan untuk prosedur jangka panjang. Kini, Kathleen Wilson meminta ganti rugi sebesar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp814 juta untuk trauma yang harus dia alami serta biaya intervensi medis untuk mengurangi kerusakan.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.