Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Okupansi Hotel Diprediksi Naik 10 Persen Selama Libur Lebaran 2024

Nanda Dwi Cahyani , Jurnalis-Selasa, 02 April 2024 |17:15 WIB
Okupansi Hotel Diprediksi Naik 10 Persen Selama Libur Lebaran 2024
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI, Rizki Handayani (Foto: dok. Kemenparekraf)
A
A
A

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), berkolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk memastikan kesiapan industri pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi musim libur lebaran 2024.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Rizki Handayani, memastikan kesiapan industri parekraf dalam menghadapi libur lebaran 2024 saat The Extended Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta, Senin (1/4/2024).

"Lebaran adalah momen yang menggembirakan bagi industri pariwisata. Bersama seluruh stakeholder terkait, kami berupaya menyiapkan ekosistem industri pariwisata dan ekonomi kreatif mulai dari akomodasi, maskapai, dan atraksi," ujar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani dalam The Weekly Brief With Sandi Uno Extended, Senin, 1 April 2024.

Dari segi akomodasi, tingkat hunian hotel pada momen libur lebaran tahun ini diproyeksi meningkat hingga 10 persen dengan puncaknya diperkirakan pada H+2 lebaran.

Online travel agent juga telah banyak memberikan informasi serta kemudahan atau fleksibilitas bagi masyarakat untuk pemesanan kamar.

Menparekraf Sandiaga Uno

"Tidak hanya akomodasi, pada musim libur lebaran ini hotel-hotel juga banyak yang telah menyiapkan aktivitas di dalam hotel atau resort juga paket diskon. Jadi hal ini sangat menggairahkan tidak hanya untuk calon wisatawan, tapi juga industri itu sendiri," ujar Rizki.

Terkait ketersediaan kursi, Rizki menjelaskan, maskapai secara total telah menyiapkan 6,72 juta untuk 16 hari masa lebaran. Jumlah itu setara dengan 420 ribu kursi per hari yang terbang di seluruh Indonesia.

Total pesawat yang tersedia mencapai 420 unit dan ada beberapa maskapai mencakup Citilink, AirAsia, dan Scoot yang telah mengajukan rute tambahan penerbangan internasional.

"Mudah-mudahan nanti bisa kita dorong untuk penghitungan carbon footprint calculator," ujar Rizki.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement