Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasien TB yang Berpuasa Dapat Ganggu Pengobatan? Ini Penjelasannya

Syifa Fauziah , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2024 |11:04 WIB
Pasien TB yang Berpuasa Dapat Ganggu Pengobatan? Ini Penjelasannya
Berpuasa ganggu pengobatan pasien tuberkulosis? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PASIEN tuberkulosis atau TB dianjurkan untuk minum obat dalam durasi waktu biasanya 6-9 bulan. Obat yang diminum tentunya tidak boleh terlewat sekalipun karena dapat menjadi tidak efektif. Biasanya bila terlewat satu waktu pengobatan TB akan diulang dari awal.

Lantas bagaimana bila pasien TB berpuasa? Apa akan menganggu pengobatan? Atau pasien TB tidak dianjurkan puasa?

Dokter Spesialis Paru, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K) mengatakan puasa itu wajib dan harus tetap dijalankan, tetapi minum obatnya bisa dipindahkan.

“Kalau biasanya pagi maka ketika puasa dipindah setelah berbuka,” ujar dr Erlina dalam cuitannya di X @erlinaburhan, Rabu (20/3/2024).

Tuberkulosis

Dokter Erlina menjelaskan obat TB dianjurkan untuk diminum saat perut kosong. Jadi bisa menggunakan beberapa strategi.

“Misal, batalkan puasanya dulu, kemudian minum obat, setelah itu baru makan takjil, salat Maghrib, dan setengah jam kemudian baru makan,” katanya.

“Tapi sudah lapar banget nih Dok. Ya oke. Tidak apa-apa langsung makan, tapi minum obatnya tunggu 2 jam setelah makan. Jadi ketika perutnya sudah mulai kosong barulah minum obat,” tuturnya.

Namun bila pasien TB bingung menghitung jam, maka bisa ambil waktu minum obatnya saat sebelum atau setelah salat isya, maupun sebelum tidur.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement