Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Flu Singapura Menyebar di Indonesia, Epidemiolog: Prevalensi Lebih Tinggi di Wilayah Tropis dan Subtropis

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Senin, 18 Maret 2024 |13:59 WIB
Flu Singapura Menyebar di Indonesia, Epidemiolog: Prevalensi Lebih Tinggi di Wilayah Tropis dan Subtropis
Flu Singapura ancam Indonesia. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

VIRAL di media sosial, salah satu rumah sakit di Indonesia mengalami lonjakan pasien yang didominasi oleh anak-anak. Masalahnya pun beragam mulai dari terkena ISPA, DBD, tifus, dan flu Singapura.

Di musim pancaroba seperti ini kondisi tubuh memang sangat rentan untuk terkena penyakit. Maka dari itu, menjaga kesehatan tubuh sangat diperlukan dengan ekstra.

Menurut Dokter sekaligus Epidemiologi, dr Dicky Budiman, M.Sc. PH menjelaskan flu Singapura atau biasa yang disebut dengan penyakit Hand, Foot, and Mouth (HFMD) merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

HFMD tersebar di seluruh dunia tetapi prevalensinya lebih tinggi di wilayah-wilayah tropis dan subtropis. Beberapa negara di kawasan ini telah melaporkan wabah HFMD yang besar telah terjadi dengan jumlah kasus signifikan terutama di antara anak-anak.

Influenza

“Penyakit ini sering terjadi secara musiman, dengan puncak kasus yang biasanya terjadi di musim panas dan awal musim gugur di banyak wilayah,” kata dr Dicky, dikutip dari keterangan tertulisnya yang didapat MNC Portal Indonesia, Senin (18/3/2024).

Menurutnya, virus-virus yang paling umum menyebabkan HFMD terjadi adalah Enterovirus A71 (EV-A71) dan Coxsackievirus A16 (CV-A16). Meskipun ada jenis lain dari Enterovirus yang juga dapat menyebabkan penyakit ini.

Tidak hanya itu, dr Dicky juga mengatakan faktor-faktor seperti sanitasi yang buruk, kepadatan penduduk yang tinggi, dan mobilitas manusia yang besar juga berkontribusi pada penyebaran penyakit ini. Maka dari itu, upaya pengendalian dan pencegahan sangat penting dilakukan oleh masyarakat, salah satunya dengan melakukan vaksinasi.

“Pengembangan vaksin HFMD merupakan langkah penting dalam upaya pengendalian penyakit ini. Vaksin yang efektif dapat membantu mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat HFMD, serta mengurangi beban penyakit secara keseluruhan,” ucap dr Dicky.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement