Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Habib Hasan bin Jafar Assegaf, Pengarang Qasidah Ya Tarim yang Wafat di Bulan Ramadhan

Rizka Diputra , Jurnalis-Rabu, 13 Maret 2024 |13:02 WIB
Mengenal Habib Hasan bin Jafar Assegaf, Pengarang Qasidah Ya Tarim yang Wafat di Bulan Ramadhan
Habib Hasan bin Jafar Assegaf, sang pengarang qasidah Ya Tarim (Foto: Instagram/@hassan_jafar_umar_assegaf)
A
A
A

KABAR mengejutkan datang dari pimpinan Majelis Nurul Musthofa, Habib Hasan bin Jafar Assegaf.

Ulama kharismatik kelahiran Bogor, Jawa Barat 47 tahun silam itu mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (13/3/2024) selepas menunaikan shalat dhuha.

Kabar wafatnya Habib Hasan sontak viral di media sosial, mengingat namanya begitu populer di kalangan majelis taklim dan memiliki banyak pengikut, baik dari kalangan santri maupun muhibbin.

Selain sebagai pengasuh Majelis Nurul Musfhofa, Habib Hasan ialah sosok di balik lahirnya qasidah 'Ya Tarim' yang pernah viral beberapa waktu lalu, tepatnya pada Ramadhan 2021.

Shalawat yang namanya diambil dari salah satu kota di Yaman itu lantas menjadi sangat populer dan banyak dilantunkan orang di mana-mana.

Habib Hasan bin Jafar Assegaf

(Foto: Instagram/@hassan_jafar_umar_assegaf)

"Syair itu ana susun di Jakarta pada tahun 1994, saat pertama kali Guru Mulia Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz (ulama kharismatik pendiri Darul Musthofa, Tarim) datang ke Indonesia," kata Habib Hasan beberapa waktu lalu.

"Pertama saya bacakan di depan beliau tahun 2001 waktu beliau datang ke Majelis Nurul Musthofa," imbuh cicit dari Al-Habib Abdullah bin Muhsin Al-Atthos atau yang lebih dikenal dengan Keramat Empang Bogor itu.

Ia menjelaskan, arti kata 'Ya Tarim' sejatinya diambil dari nama salah satu kota di Yaman yang memiliki julukan 'Kota Sejuta Wali'.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement