3. Ambliopia Toksik Atau Neuropati Optik Nutrisi
Ambliopia toksik atau neuropati optik nutrisi adalah kondisi-kondisi medis yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Ambliopia toksik terjadi ketika zat-zat toksik, seperti alkohol atau obat-obatan tertentu, merusak saraf optik atau jaringan mata lainnya.
Sementara neuropati optik nutrisi terjadi ketika kekurangan nutrisi, terutama vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan mata akhirnya menyebabkan kerusakan pada saraf optik.
Kedua kondisi ini sering kali dikaitkan dengan kebiasaan minum dan merokok yang berlebihan. Konsumsi alkohol yang berlebihan atau merokok dapat merusak jaringan-jaringan dalam mata dan saraf optik, yang pada akhirnya dapat menyebabkan ambliopia toksik atau neuropati optik nutrisi. Dalam hal ini, alkohol bisa menyebabkan kebutaan.
Dengan demikian, apakah alkohol bisa menyebabkan kebutaan seperti yang dialami Kurnia Meiga? Jawabannya, meskipun tidak tepat untuk mengatakan bahwa alkohol secara langsung menyebabkan kebutaan, namun konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan penglihatan serius.
Terutama pada individu yang sudah memiliki kecenderungan kebutaan atau gangguan penglihatan. Defisiensi nutrisi yang disebabkan oleh konsumsi alkohol dan kerusakan saraf optik adalah dua hal utama yang dapat berakibat pada masalah penglihatan yang serius.
Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi alkohol dengan bijak dan memperhatikan dampaknya terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh.
(Leonardus Selwyn)