"Meskipun prevalensinya tinggi, deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit ini secara signifikan. Tingginya angka prevalensi kanker payudara menunjukkan pentingnya deteksi dini, baik secara mandiri maupun medis," tutur dr. Jeffry.
Lebih lanjut dr. Jeffry mengatakan di APBCS 2024 ini, mereka membicarakan sekaligus berdiskusi dengan para peserta forum para dokter ahli dari Asia Pacific, mengenai standar perawatan pada kanker payudara triple-negative.
"Mulai dari kasus-kasus menantang dalam penyakit kanker payudara HER2-positif, kasus-kasus TNBC yang paling sering ditemui di Indonesia, hingga permasalahan yang menantang dalam kasus kanker payudara HR+ve," katanya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.