KASUS perundungan yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) kembali terjadi. Bahkan kasus perundungan kali ini menyeret anak artis ternama Tanah Air.
Usut punya usut kasus perundungan tersebut sudah membudaya dan terjadi turun temurun oleh sebuah geng dari salah satu sekolah ternama di Tangerang. Bukan cuma verbal, perundungan tersebut juga melibatkan kekerasan fisik sesama siswa. Kejadian tersebut membuat korban dilarikan ke rumah sakit.
Melihat ramainya kejadian tersebut membuat para orangtua menjadi lebih sadar akan pentingnya lingkungan sekolah yang sehat untuk tumbuh kembang anak. Tentunya korban perundungan akan merasakan trauma yang mendalam sehingga mengganggu tumbuh kembangnya di kemudian hari. Lantas bagaimana cara yang tepat untuk mengatasinya?
Merangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/2/2024) berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anak merasa aman kembali dan lekas sembuh dari trauma yang dialami.
1. Yakinkan anak Anda

Anak yang terkena perundungan akan menjadi tidak percaya diri dan kerap kali merasa takut. Oleh karena itu, orangtua seharusnya meyakinkan kembali anak dan menaruh kepercayaan penuh pada anak. Orangtua juga bisa mengapresiasi anak ketika menceritakan pengalamannya terkait perundungan dan yakinkan bahwa Anda akan melakukan yang terbaik untuk mencari bantuan.
2. Menjadi sistem pendukung
Peran orangtua yang suportif sangat dibutuhkan pada anak yang mengalami perundungan. Pastikan anak merasa aman untuk bercerita banyak hal kepada orangtuanya, sehingga hal ini dapat membantu anak melepas trauma yang dialaminya.
3. Pergi ke psikolog
Jika Anda ingin lebih terpercaya untuk mengobati kondisi mental dan trauma yang dimiliki anak setelah mengalami perundungan, maka Anda bisa bawa anak ke psikolog. Perundungan dapat berdampak parah pada kondisi mental anak, sehingga Anda bisa bantu si kecil melewati traumanya dengan saran terapi dari psikolog.