HARI Kanker Anak Sedunia dirayakan pada 15 Februari tiap tahunnya. Peringatan ini dimaksudkan agar para orangtua sadar akan pentingnya menemani anak ketika mereka berjuang melawan kanker.
Ide untuk Hari Kanker Anak Sedunia pertama kali dikemukakan oleh International Child Cancer Foundation (ICCF), sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada peningkatan perawatan dan pendidikan bagi anak-anak dengan kanker.
Sejak pertama kali diperingati, hari ini telah menjadi platform global untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker pada anak-anak dan membantu memberikan dukungan bagi mereka yang terkena penyakit ini.
Lantas, bagaimana jumlah kasus kanker pada anak di Indonesia saat ini? Dan jenis kanker apa saja yang paling banyak ditemukan? Berikut ulasannya.
Melansir dari laman resmi Yayasan Onkologi Anak Indonesia, Kamis (15/2/2024) hingga saat ini, kasus kanker yang dialami anak-anak Indonesia tercatat hingga 11.000 kasus. Di Jakarta sendiri terdapat 650 kasus anak yang menderita kanker.
Berikut daftar jenis kanker pada anak yang paling sering ditemukan di Indonesia.
1. Leukimia
Leukimia atau kanker darah merupakan jenis kanker yang paling banyak dialami oleh anak-anak. Kanker darah biasanya menyerang sel darah putih. Anak-anak yang merupakan pasien dari Leukemia memiliki harapan untuk pulih dengan melakukan pengobatan yang sesuai.
Gejala Leukemia:
Wajah pucat
Demam tanpa sebab
Nyeri pada tulang
Membengkaknya perut

2. Tumor Otak
Jenis kanker satu ini mengganggu fungsi serta merusak struktur susunan saraf pusat. Kanker ini terletak dalam rongga tengkorang yang terbatas. Tumor otak pada anak mengganggu fungsi serta merusak struktur susunan saraf pusat.
Gejala Tumor Otak:
Sakit kepala
Mual hingga muntah
Penurunan kesadaran
Berkurangnya daya penglihatan
3. Retinoblastoma
Retinoblastoma atau kanker mata juga merupakan kanker yang sering ditemui pada anak-anak. Ini terjadi karena sel retina mata tumbuh terlalu cepat dan tidak terkendali.
Gejala Retinoblastoma:
Timbulnya bercak putih pada bagian tengah mata yang bersinar bila terkena cahaya
Mata juling
Penglihatan yang terganggu
4. Limfoma
Limfoma biasa juga dikenal sebagai kanker kelenjar getah bening. Kanker ini disebabkan oleh adanya perkembangan sel-sel limfosit yang tidak normal.
Gejala dari Limfoma:
Membesar dan membengkaknya kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak, selangkangan, dan anus
Demam
Gatal-gatal
5. Neuroblastoma
Neuroblastoma merupakan kanker yang berkembang dari sel-sel saraf yang belum matang pada anak yang dapat menyerang perut, rongga dada, dan mata.
Gejala Neuroblastoma:
Jika menyerang bagian perut: nyeri, perut bengkak, konstipasi, dan selera makan berkurang
Jika menyerang rongga dada: nyeri, sesak nafas, dan mengi
Jika menyerang matakelopak mata yang layu dan sebelah pupil mata mengecil
6. Tumor Wilms
Tumor Wilms adalah kanker ginjal pada anak. Gejala Kanker ini disertai dengan kencing berdarah, rasa tidak enak pada perut, dan peningkatan tekanan darah.
7. Rabdomiosarkoma
Rabdomiosarkoma adalah sel tumor ganas yang tumbuh di jaringan lunak tubuh. Rabdomiosarkoma dapat dijumpai pada otot di bagian leher, kandung kemih, dan vagina anak.
Gejala Rabdomiosarkoma:
Jika menyerang leher: sakit kepala, hidung tersumbat, keluar darah dari telinga, dan mimisan
Jika menyerang sekitar mata: bengkak, masalah penglihatan, dan nyeri
Jika menyerang kandung kemih dan vagina: masalah buang air kecil dan buang air besar, dan masalah pengendalian urin
8. Osteosarkoma
Osteosarkoma merupakan kanker pada tulang yang cenderung menyerang lapisan luar tulang lengan namun juga dapat menyerang tulang kaki.
Gejala Osteosarkoma:
Nyeri tulang
Terdapat benjolan dan memar
Patah tulang
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.