Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Obat Nyamuk Semprot Bisa Sebabkan Pneumonia? Ini Faktanya

Syifa Fauziah , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2024 |18:30 WIB
Obat Nyamuk Semprot Bisa Sebabkan Pneumonia? Ini Faktanya
Obat nyamuk semprot bisa sebabkan pneumonia? (Foto: Freepik.com)
A
A
A

BELUM lama ini media sosial diramaikan dengan salah satu netizen yang menyebut penggunaan semprotan nyamuk bisa sebabkan pneumonia.

“Bunda-bunda jangan lagi ya ruangan kamar pakai pengharum, pneumonia,” tulis akun @kyra***

Menanggapi hal tersebut Mikrobiologi Klinis, dr Ayman Alatas menjelaskan tentang penyakit pneumonia. Pneumonia sendiri merupakan peradangan pada paru-paru dan masuk dalam bagian pneumonitis. Penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur. Pneumonitis ada yang infeksi dan juga non infeksi.

“Pneumositis disebabkan oleh bahan kimia dan memang salah satunya insektisida buat membunuh serangga,” ujar dr Ayman Alatas seperti dikutip dari akun TikTok @aymanalatas, Selasa (30/1/2024).

Pneumonia

Seleb TikTok itu menjelaskan semprotan nyamuk mengandung insektisida yaitu solvent yang bila disemprotkan akan melayang di udara. Senyawa tersebut bila terhirup masuk ke saluran napas bisa menyebabkan peradangan di paru-paru.

“Maka itu kenapa kalau abis semprot nyamuk di kamar jangan langsung masuk, tunggu dulu 1-2 jam biar nggak ada cairan di udara yang kita hirup,” tuturnya.

Menurut dokter blasteran Arab ini, seseorang mungkin saja mengalami pneumonia karena menghirup semprotan nyamuk. Namun hal tersebut tidak berdampak langsung.

“Tapi tidak selalu setelah terhirup bisa langsung pneumonia, tapi terjadi apabila terhirupnya jangka panjang bisa menyebabkan bahaya. Terutama pada bayi balita, risikonya lebih besar lagi,” katanya.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement