Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jasadnya Dimutilasi 3 Bagian, Inilah Sosok Pengkhianat yang Makamnya Diinjak-injak hingga Kini

Khansa Azzyati Qisthina , Jurnalis-Senin, 29 Januari 2024 |09:31 WIB
Jasadnya Dimutilasi 3 Bagian, Inilah Sosok Pengkhianat yang Makamnya Diinjak-injak hingga Kini
Komplek Pemakaman Imogiri, Bantul, DIY (Foto: Instagram/@aufaahr_)
A
A
A

PENGKHIANATAN menjadi hal lazim yang kerap terjadi dalam sejarah berbagai kerajaan di Nusantara. Salah satunya ialah Kerajaan Islam Mataram. Tumenggung Endranata, begitulah namanya.

Jasadnya dimutilasi hingga tiga bagian lantaran nekat mengkhianati Kerajaan Mataram pimpinan Sultan Agung.

Kisah tragis itu bermula dari upayanya mengadu domba Sultan Agung dan Adipati Pragola II, sang penguasa Pati yang masih memiliki hubungan saudara.

Tumenggung Endranata menyatakan bahwa Pragola akan memberontak. Sultan Agung yang terhasut dengan orang kepercayaannya itu lantas mengambil langkah menyerang Pati. Serangan dipimpin langsung oleh Sultan Agung.

Sultan Agung, Raja Mataram Islam

Sultan Agung (Foto: YuncuingART)

Sultan Agung mengatur pasukan di bagian depan, sedangkan bagian tengah oleh Adipati Martalaya. Adipati Martalaya membawa pasukan dari Madura, Kedu, Bagelan, dan Pamijen.

Saat pasukan Pragola menyerang, Sultan Agung membunyikan gong pusaka Kyai Bicak. Namun tak berbuah hasil, serbuan Pragola semakin menjadi-jadi. Pasukan Sultan Agung mundur, lalu dia memberikan tombak pusaka Kyai Baru kepada lurah dari kapendak, Naya Derma.

Sultan Agung kembali manggaungkan gong saktinya. Tombak yang diberikan ke Naya Derma tepat sasaran mengenai Pragola, insiden berdarah pun terjadi.

Komplek Pemakaman Imogiri, DIY

Komplek Pemakaman Imogiri (Foto: Instagram/@mr.adisurya)

Setelah berhasil memprovokasi Sultan Agung, kelicikan Tumenggung Endranata tidak berhenti sampai di situ. Ia juga membeberkan rencana penyerangan ke Jayakarta.

Pada tahun 1628, Sultan Agung merasa hasil bumi dan peraturan para petani dimonopoli oleh VOC. Dia pun berniat menjatuhkan VOC melalui peperangan. Sayangnya, serangan pertama Kerajaan Mataram dipukul mundur karena kekurangan pasokan bahan pangan.

Belajar dari kesalahan, Sultan Agung menyiasati taktik peperangan dengan mempersiapkan lumbung makanan yang tersebar di beberapa tempat. Posisi lumbung ini dirahasiakan dan hanya diketahui oleh tangan kanannya saja.

Namun, lumbung tersebut dibakar habis oleh VOC. Hal ini menimbulkan kelaparan dan penderitaan bagi pasukan Mataram. Kerajaan Mataram pun takluk untuk kedua kalinya dan diperparah dengan kemunculan wabah penyakit kolera.

Sultan Agung pun bingung mengapa pihak VOC bisa mengetahui lumbung makanan yang hanya diketahui segelintir orang saja. Setelah diselidiki, rupanya orang kepercayaannya sendirilah yang membocorkan hal itu ke VOC, tak lain dan tak bukan yakni sosok Tumenggung Endranata.

Tumenggung Endranata yang telah mengkhianati kerajaannya sendiri tergoda oleh VOC akan iming-iming akan diangkat menjadi raja menggantikan Sultan Agung jika Mataram kalah dari VOC.

Anak Tangga Makam Tumenggung Endranata

Makam Tumenggung Endranata (Foto: YouTube/Berakhir Pekan)

Atas perbuatannya itu, Tumenggung Endranata dijatuhi hukuman berat. Ia dihukum pancung, tubuhnya lalu dimutilasi menjadi tiga bagian yakni kepala, badan, dan kaki yang dimakamkan secara terpisah di area pemakaman Imogiri, sebelah selatan Yogyakarta.

Bagian kepalanya dikubur di tengah-tengah Gapura Supit Urang, tubuhnya ditanam pada tengah anak tangga dengan permukaan yang tidak rata, sedangkan kakinya dikubur di tengah kolam.

Makam yang menjadi anak tangga dengan permukaan bergelombang itu masih bisa dilihat hingga kini. Bahkan, makam ini justru dianjurkan untuk diinjak setiap orang yang datang berziarah ke Imogiri, untuk menghinakan Tumenggung Endranata, sang pengkhianat Kerajaan Mataram Islam.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement