Para penjaga kebun binatang sejauh ini masih menjaga jarak, sehingga belum mengetahui jenis kelamin bayi tersebut. Namun, mereka memastikan untuk mengawasi ibu dan bayinya melalui CCTV.
Mengutip Daily Mail, juru bicara Kebun Binatang London mengatakan, bayi gorila terakhir yang lahir di sana ialah seekor gorila jantan bernama Gernot, pada November 2015.
Berita ini disambut baik oleh para ahli konservasi, yang memperingatkan bahwa jumlah spesies tersebut menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah pasti gorila tidak diketahui, karena mereka menghuni hutan hujan terpadat dan terpencil di Afrika.
(Foto: London Zoo)
Meski para ahli mengatakan bahwa populasi yang signifikan memang ada. Mereka memperingatkan jumlah yang besar tidak melindungi gorila dataran rendah bagian barat dari penurunan populasi.
“Karena perburuan liar dan penyakit, jumlah gorila telah menurun lebih dari 60 persen selama 20 hingga 25 tahun terakhir. Bahkan, jika semua ancaman terhadap gorila dataran rendah bagian barat telah dihilangkan, para ilmuwan menghitung bahwa populasinya akan memerlukan waktu sekitar 75 tahun untuk pulih,” jelas World Wildlife Fund (WWF).
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.