Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Kakek Penduduk Saranjana Borong Boneka Barbie, Datang Nyeker Bikin Bengong Pemilik Toko

Khansa Azzyati Qisthina , Jurnalis-Minggu, 21 Januari 2024 |11:27 WIB
Kisah Kakek Penduduk Saranjana Borong Boneka Barbie, Datang Nyeker Bikin Bengong Pemilik Toko
Toko mainan anak (Foto: Facebook/Children Toys Shop)
A
A
A

KISAH menarik di luar nalar terkait kota gaib Saranjana seolah tiada habisnya. Betapa tidak, penduduk kota tak kasat mata itu memang seringkali berinteraksi dengan warga lokal khususnya di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Tak heran, ada saja cerita-cerita orang yang beredar tentang kisah pertemuan dengan penduduk Saranjana atau yang biasa disebut orang bunian atau limun.

Kota gaib Saranjana secara geografis masuk dalam wilayah Desa Oka-Oka, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Saranjana diilustrasikan sebagai wilayah berbentuk kerajaan yang megah dengan bangunan megah menjulang serta peradaban modern nan canggih.

Peta Saranjana

Peta Saranjana (Foto: Salomon Muller)

Hanya orang yang beruntung dan 'terpilih' saja yang bisa melihat atau memasuki kota itu dan berinteraksi dengan penduduk di sana.

Wajar saja jika banyak orang yang penasaran ingin ke sana, melihat kemodernan kota tak kasat yang pernah tertulis dalam peta Hindia Belanda namun tidak terdaftar pada peta modern itu.

Orang Saranjana divisualkan mirip seperti manusia pada umumnya, perbedaannya hanya terletak philtrum. Mereka tidak memiliki philtrum atau lekukan di antara hidung dan bibir.

Menurut sumber Okezone, mereka juga memiliki ciri fisik berupa ujung telinga yang lancip serta tidak memiliki tumit atau telapak kakinya datar. Orang Saranjana juga dikenal sangat irit bicara dan punya tatapan mata tajam, namun sangat ramah dan sopan bila disapa.

Salah satu cerita mengenai pertemuan dengan orang Saranjana datang dari pengguna X (tadinya Twitter) dengan nama akun @siputgesit.

Bukit Saranjana

(Foto: X/@GustiGina)

Melalui media sosial, ia membagikan cerita yang dialami oleh teman ibunya, yakni pemilik toko mainan anak-anak di pasar.

Saat itu di hari Jumat, para muslim laki-laki seperti biasa bergegas ke masjid melaksanakan ibadah Salat Jumat sehingga membuat kondisi jalanan di sekitar lapak mainannya cukup lengang.

Namun tiba-tiba, entah dari mana muncul seorang kakek berpenampilan lusuh tanpa alas kaki alias nyeker. Penampilannya dan cara bicaranya sekilas sama seperti manusia biasa. Namun, uniknya pria tua itu tidak memiliki lekuk bibir atau philtrum, demikian yang disampaikan pengguna akun mencirikan si kakek.

Tanpa berlama-lama, kakek itu mengutarakan niatnya untuk memborong boneka barbie yang dibayarnya secara tunai.

Sebelumnya, wanita penjual mainan sempat meragukannya jika mau beli dalam jumlah banyak.

Pasalnya, di era tahun 2000-an saat itu, harga boneka barbie masih terbilang mahal. Namun, tak disangka jika kakek berpenampilan lusuh itu justru memborongnya.

“Buat apa beli barbie sebanyak itu pak, mau dijual di kampung?" tanya wanita si penjual toko mainan.

Boneka Barbie

(Foto: YouTube/Dunia Barbie)

“Nggak, mau buat cucu di kampung,” jawab si kakek singkat.

Disebutkan pula oleh pemilik akun @siputgesit jika wanita pemilik toko itu sempat merinding, namun tetap berusaha tenang dan melayani tamunya itu dengan ramah. Setelah memborong boneka barbie itu, sang kakek pun pamit dan pergi berlalu.

Beragam kisah menarik tentang Saranjana sudah sudah populer tersebar dari mulut ke mulut, bahkan sampai viral di media sosial.

Ilustrasi Kurir

Ilustrasi kurir (Foto: scs.org.sg)

Pernah juga ada kurir ekspedisi yang tidak sengaja memasuki kota gaib itu hingga mengikuti lomba Agustusan dan pulang membawa emas 4 kilogram.

Cerita lain juga dialami seorang ustadz bernama Abah Hamid yang diundang menjadi imam salat maghrib. Meski hanya sebentar, rupanya sang ustadz tidak pulang selama tujuh hari hingga keluarga yang kebingungan mencari mengiranya sudah meninggal dunia.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement