Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sweeper hingga Simaksi, Berikut 10 Istilah Pendakian Anak Gunung Wajib Tahu

Nanda Dwi Cahyani , Jurnalis-Jum'at, 19 Januari 2024 |16:04 WIB
Sweeper hingga Simaksi, Berikut 10 Istilah Pendakian Anak Gunung Wajib Tahu
Ilustrasi (Foto: Pexels/Guduru Ajay Bhargav)
A
A
A

MENDAKI gunung saat ini menjadi kegiatan yang kian diminati, khususnya di kalangan generasi muda.

Banyak dari mereka bahkan menganggap mendaki gunung sebagai hobi yang menantang dan mengasyikkan.

Di Indonesia, terdapat banyak gunung indah dengan medan yang unik, memberikan tantangan dan kebahagiaan tersendiri bagi para pendaki.

Namun, di balik popularitas pendakian ini, masih terdapat banyak pendaki yang terbatas pengetahuannya tentang kegiatan tersebut.

Kekurangan wawasan ini bisa menyebabkan kurangnya kemampuan untuk menavigasi dan memahami medan yang dihadapi selama pendakian.

Oleh karena itu, bagi anda yang tertarik untuk mencoba mendaki gunung, penting untuk memahami berbagai istilah yang umum digunakan dalam dunia pendakian. Mari simak informasi selengkapnya dari Okezone berikut ini.

Mendaki Gunung

(Foto: Pexels)

1. Tracking

Tracking merupakan aktivitas berjalan menyusuri trek atau jalur yang terdapat di pegunungan. Umumnya, kegiatan tracking membutuhkan waktu berjam-jam saat Anda melakukan pendakian gunung. Istilah tracking cenderung lebih sering digunakan untuk merujuk pada kegiatan mendaki gunung.

2. Pos

Istilah pendakian yang satu ini mungkin sudah tidak asing di telinga para pendaki. Tempat ini memiliki fungsi serupa dengan Shelter, digunakan sebagai tempat istirahat sementara dan mendirikan tenda sebelum pendaki mencapai puncak gunung. Pos menjadi titik strategis untuk melakukan persiapan sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung.

3. Mepo

Mepo merupakan singkatan dari Meeting Point, yaitu tempat bertemunya para rombongan pendaki yang berasal dari daerah yang berbeda-beda.

Mepo menjadi lokasi awal di mana semua anggota rombongan berkumpul sebelum memulai pendakian bersama. Tempat ini biasanya telah ditentukan dan diinformasikan sebelumnya agar semua pendaki dapat berkumpul dengan mudah sebelum memulai perjalanan.

Infografis Gunung Tertinggi di Indonesia

4. Simaksi

Simaksi adalah singkatan dari Surat Izin Memasuki Kawasan Konservasi. Setiap pendaki yang akan mendaki gunung diharuskan untuk melakukan registrasi kepada pihak pengelola kawasan pegunungan guna mendapatkan surat izin tersebut. Surat izin ini berfungsi sebagai legalitas yang memungkinkan pendaki untuk memasuki dan menjelajahi kawasan konservasi tersebut.

5. Guide

Guide merupakan seorang pemandu khusus yang memiliki tugas untuk memberikan petunjuk dan mengarahkan para pendaki agar tetap berjalan pada jalur atau medan yang aman.

Tugas utama seorang Guide adalah menjaga keamanan dan keselamatan pendaki dengan memberikan informasi terkait rute, kondisi jalur, serta memberikan bimbingan selama perjalanan.

6. Carrier

Carrier adalah sebutan untuk tas ransel gunung berukuran besar yang memiliki kapasitas ruang penyimpanan yang sangat besar. Tas ini dirancang khusus untuk membawa semua barang kebutuhan pendakian, mulai dari tenda, senter, makanan, hingga obat-obatan.

7. Sweeper

Sweeper adalah istilah yang diberikan untuk pendaki yang berjalan di urutan paling belakang dalam sebuah rombongan pendakian.

Tugas utama seorang sweeper adalah mengamankan dan mengawasi anggota rombongan yang berada di belakang, memastikan bahwa tidak ada yang tertinggal dan semua anggota rombongan tetap dalam keadaan aman.

Infografis Fakta Gunung Everest

8. Ranger

Ranger adalah petugas yang bertanggung jawab menjaga dan mengelola kawasan gunung yang sering didatangi oleh para pendaki.

Tugas utama seorang ranger adalah memberikan informasi penting terkait kondisi di sekitar gunung, termasuk cuaca, jalur pendakian, dan segala hal yang berhubungan dengan keamanan para pendaki.

9. Bonus

Bonus merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi trek atau jalur pendakian yang memiliki medan yang landai. Dengan kata lain, istilah ini menunjukkan bahwa rute pendakian tidak terlalu sulit atau berat.

10. Nesting

Nesting dalam konteks pendakian merujuk pada istilah yang digunakan untuk peralatan memasak, termasuk kompor listrik, panci, wajan penggorengan, dan peralatan sejenisnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement