Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh KLB Polio di Kabupaten Klaten, Ini Tips Mencegah Polio

MNC Media , Jurnalis-Kamis, 11 Januari 2024 |15:40 WIB
Heboh KLB Polio di Kabupaten Klaten, Ini Tips Mencegah Polio
Tips mencegah polio pada anak. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

KEJADIAN Luar Biasa (KLB) polio yang menyerang Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah pada awal Januari 2024 membuat heboh masyarakat. Melihat kejadian tersebut, Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dr. Debby Andina Landiasari, Sp.A. menyampaikan tips mencegah penyakit polio.

Seperti diketahui, polio atau poliomielitis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Penyakit ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan hingga kematian. Virus polio ditularkan melalui tertelannya makanan atau air yang terkontaminasi oleh virus polio tersebut.

“Virus polio tersebut masuk ke saluran cerna lalu ke sistem saraf sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan,” tutur dr. Debby, Kamis (11/1/2024).

Polio dapat dicegah dengan melakukan imunisasi polio sesuai jadwal. Kemenkes menyediakan imunisasi polio secara gratis di semua fasilitas kesehatan pemerintah. Imunisasi yang diberikan yaitu vaksin polio tetes atau Oral Polio Vaccine (OPV) pada satu hingga empat bulan dan vaksin polio suntik atau Inactivated Polio Vaccine (IPV) yaitu diberikan pada usia empat bulan dan sembilan bulan.

Polio

Lantas bagaimana dampak jika anak tidak diberi imunisasi Polio?

Menurut dr. Debby, ketika anak tidak mendapatkan imunisasi polio, maka anak tentunya akan lebih rentan terhadap penyakit polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Kedua, anak yang tidak diimunisasi beresiko tinggi menjadi sumber penularan penyakit polio kepada orang lain.

Ketiga, tidak adanya cakupan imunisasi yang memadai dapat meningkatkan terjadinya wabah polio. Faktor terjadinya KLB di Klaten karena adanya imunisasi polio yang tidak lengkap dan imunisasi lengkap tapi anak malnutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi tubuh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement