Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Bromo Keluarkan Asap Putih Setinggi 700 Meter, Wisatawan Diimbau Waspada

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 09 Januari 2024 |19:29 WIB
Gunung Bromo Keluarkan Asap Putih Setinggi 700 Meter, Wisatawan Diimbau Waspada
Gunung Bromo keluarkan asap putih setinggi 700 meter (Foto: Pos PGA Gunung Bromo)
A
A
A

PENGELOLA wisata kawasan Gunung Bromo mengimbau wisatawan waspada akan aktivitas vulkanik dari gunung tersebut.

Sebab, dalam dua hari terakhir yakni Minggu, 7 Januari 2024 dan Senin, 8 Januari 2024 kemarin, gunung berapi setinggi 2.329 mdpl itu mengeluarkan asap putih dari kawah.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Bromo, Wahyu Andrian Kusuma menjelaskan, sepanjang Senin kemarin muncul kepulan asap putih dari kawah yang keluar. Asap itu disebut membumbung tinggi hingga 700 meter di puncak.

"Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang, hingga tebal tinggi sekitar 50-700 meter dari puncak," ucap Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/1/2024).

Berdasarkan pengamatan kegempaan yang dilakukan pihaknya sepanjang hari Senin kemarin, ada satu kali gempa tremor menerus yang terjadi. Namun ia memastikan status Gunung Bromo tak berubah di level II atau waspada.

"Satu kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.5-1 mm, dominan 0.5 mm. Tingkat Aktivitas Gunungapi Bromo Level II atau waspada," jelas Wahyu.

Infografis Tips Liburan ke Bromo

Pihaknya mengimbau masyarakat termasuk wisatawan, maupun pendaki di sekitar Gunung Bromo tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo. Dirinya juga meminta masyarakat, wisatawan, dan pelaku wisata, agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba, dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.

Di sisi lain, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) selaku Pengelola wisata Gunung Bromo melalui Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan BB-TNBTS Hendra, memperingatkan wisatawan yang hendak berwisata agar waspada.

Sebab sejak Minggu dan Senin kemarin, Gunung Bromo mengeluarkan asap dari aktivitas vulkaniknya, kendati selama dua hari ini akses ke Kaldera Tengger, khususnya Gunung Bromo ditutup akibat peringatan Wulan Kapitu.

"(Peringatan aktivitas vulkanik) sudah ada, himbauan baik melalui media sosial resmi, maupun ketika akan melakukan cek list pembayaran di booking online, kami juga sudah memasang banner imbauan di setiap pintu masuk dan di lokasi titik kumpul pengunjung, perihal status dan kondisi Bromo saat ini," jelas Hendra, saat dikonfirmasi terpisah.

Tak hanya itu, Hendra menyebutkan, pihaknya juga telah menyiapkan petugas yang berjaga di sekitar area kawah dan melakukan patroli rutin di sekitar area kawah dengan radius satu kilometer, sebagaimana rekomendasi radius aman dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG).

"Petugas TNBTS juga berpatroli dan bertugas ditempatkan di lokasi," imbuhnya.

Sebagai informasi, Gunung Bromo sepanjang tiga hari terakhir dikunjungi oleh 6.153 wisatawan sejak hari Sabtu hingga Senin kemarin. Sedangkan di Selasa hari ini aktivitas wisata di Kaldera Tengger ditutup dalam rangka peringatan akhir Wulan Kapitu.

Infografis Gunung Tertinggi di Indonesia

Penutupan dilaksanakan pada Selasa hingga Rabu 9-10 Januari 2024. Penutupan akses kendaraan bermotor ini diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB di hari Selasa hingga pukul 16.00 WIB pada hari Rabu 10 Januari 2024 mendatang.

Kendaraan wisatawan hanya diperkenankan masuk sampai Pakis Bincil, dari arah Pasuruan, kemudian akses kendaraan dari arah Malang dan Lumajang sampai dengan Jemplang, dan dari arah Probolinggo sampai dengan Desa Wonokerto.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement