TREN konten influencer di media sosial semakin meluas, terutama dalam pembuatan klip atau foto di lokasi-lokasi wisata populer.
Namun, terkadang, pencipta konten mengambil langkah yang terlalu jauh untuk mendapatkan perhatian.
Baru-baru ini, seorang wanita membuat konten kontroversial dengan merekam dirinya sendiri sambil mengenakan pakaian dalam di lokasi yang dikenal sebagai resor ski.
Dalam video yang diunggahnya secara daring, wanita berambut coklat itu terlihat mengenakan pakaian dalam cerah, penutup telinga berwarna baby pink, sepatu boots dengan hak tinggi warna putih, dan jubah tipis berwarna merah muda.
Dalam klip tersebut, ia terlihat mengaktifkan ringlight dan kamera ponselnya, lalu berpose menunjukkan bokongnya di tengah salju, berputar-putar, dan menari.
Aksi ini menarik perhatian pengguna media sosial, namun juga menuai kritik karena tindakannya yang dianggap tidak pantas di lingkungan bersalju yang membeku.
Dalam beberapa tanggapan terhadap tindakannya, sebagian orang tampaknya tidak terlalu terkesan dengan perilaku si wanita.

Seorang yang berhasil merekam aksi tersebut, kemudian membagikannya di akun Instagram @influencersinthewild. Video tersebut langsung menarik perhatian ribuan pengguna, yang kemudian memberikan komentar terhadap kejadian itu.
Mengutip Daily Star, salah satu komentar dari pengguna Instagram tersebut menyuarakan keheranannya, bertanya-tanya apakah si wanita tersebut benar-benar berada di resor ski.
"Saya ingin tahu apa pendapat pengunjung lain tentang hal ini," tulisnya.
Kebanyakan orang yang berlibur di resor ski biasanya bersiap untuk menikmati keindahan alam dan olahraga di lereng, bukan memilih untuk mengenakan pakaian dalam di tengah salju.
Komentar lain menyoroti risiko dan ketidaknyamanan dari tindakan tersebut. Seorang pengguna mengekspresikan kekhawatirannya, "Inilah mengapa kita tidak boleh melakukan perjalanan salju. Saya tidak ingin kehilangan jari kaki saya."
Sementara komentar lainnya membayangkan reaksi orang-orang di sekitarnya, "Bayangkan menjadi tetangganya. Hanya berdiri di dekat jendela sambil minum kopi: 'Dia melakukannya lagi'."
Seorang pengguna media sosial mengkritiknya dengan mengkhawatirkan dampak kesehatan, "Terkena pneumonia karena ini." Komentar lain mengecam budaya influencer dan OnlyFans ini hal yang menyesatkan.
Namun, di sisi lain, ada juga suara yang membela influencer tersebut dengan menekankan bahwa yang dilakukannya hanyalah untuk mencari penghasilan. Seorang pengguna lain mengajak untuk tidak menghakimi individu.

"Jangan membenci orangnya, membenci permainannya. Ini masalah masyarakat, bukan masalah dia."
Sementara yang lain mendukungnya dengan mengakui potensi pendapatan yang bisa dihasilkan dari jenis konten tersebut.
"Aku yakin hasilnya luar biasa! Untuk cowok-cowok yang marah karena cewek-cewek seperti dia menghasilkan uang dari hal-hal seperti ini, bicaralah dengan sesama cowok, ini soal penawaran dan permintaan sayang!"
Seorang individu menyatakan; "Saya sangat menikmati genre influencer yang memperlihatkan wanita berbikini di tengah salju di alam liar,".
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.