Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Telapak Tangan Selalu Berkeringat Tanda Lemah Jantung dan Paru-Paru Basah? Ini Faktanya

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Senin, 08 Januari 2024 |13:24 WIB
Telapak Tangan Selalu Berkeringat Tanda Lemah Jantung dan Paru-Paru Basah? Ini Faktanya
Tangan selalu berkeringat? Ini faktanya. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

BEBERAPA orang memiliki kondisi telapak tangan yang selalu berkeringat. Alhasil kondisi ini sering dikaitkan dengan beberapa bahaya medis, seperti jantung lemah atau paru-paru basah. Lantas apakah hal tersebut benar?

Menurut Perawat sekaligus Healthy Lifestyle Educator, Rizal Do menjelaskan kondisi telapak tangan sering basah disebut hiperhidrosis. Meskipun penyebabnya masih tidak diketahui secara pasti, tetapi bisa saja telapak tangan yang basah akibat keringat memang menunjukkan gejala penyakit tertentu.

“Telapak tangan keringetan terus gak ngapa-ngapain atau suhu ruangan gak panas menunjukkan tanda penyakit tertentu, Jika disertai oleh gejala lain misalnya berat badan menurun secara drastis, keringetan di tengah malam, ganggu aktivitas banget, dan lain-lain. Jadi bukan karena jantung atau paru ya,” kata Rizal Do, dikutip dalam akun X miliknya @afrkml, Senin (8/1/2024).

Tangan berkeringat

Lebih lanjut, kebanyakan hiperhidrosis diduga karena persarafan yang mengatur produksi keringat seseorang sedang bermasalah, sehingga keringat yang diproduksi lebih dari biasanya.

Untuk itu, Rizal tetap menyarankan kepada masyarakat agar memeriksakan dirinya apabila mengalami gejala atau keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, bukan berarti kondisi ini justru membuat Anda cemas setiap kali mendapati telapak tangan berkeringat.

“Tubuh mempersepsikan bahaya ke bentuk lain seperti cemas, tetapi jika berlebihan badan perlu di cooling down (pendinginan), di situlah keringetan terjadi. Kalau proses cooling down ini gagal, badan bisa shutted down (dimatikan) dan Anda bisa pingsan,” ucap Rizal Do.

Di sisi lain, yang menjadi permasalahan adalah pada sebagian orang, cooling downnya membutuhkan keringat banyak dan penyebabnya masih menjadi hal yang perlu diteliti. Sehingga dalam kondisi ini, faktor keturunan diduga masih menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami hiperhidrosis.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement