Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Kenapa Bantal dan Guling Harus Rutin Dijemur di Bawah Sinar Matahari

Devi Pattricia , Jurnalis-Rabu, 03 Januari 2024 |10:00 WIB
Ini Alasan Kenapa Bantal dan Guling Harus Rutin Dijemur di Bawah Sinar Matahari
Manfaat menjemur bantal dan guling, (Foto: Freepik)
A
A
A

AKTIVITAS menjemur bantal dan guling menjadi aktivitas yang tak dipungkiri sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Padahal, tahukah Anda kebiasaan jaman dulu ini dikatakan memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Khususnya bagi orang-orang dengan kondisi kamar yang lembap, ditambah dengan bantal dan guling yang jarang dijemur. Kondisi seperti ini bisa menjadi sarang tungau atau kutu kasur untuk berkembang biak.

Dijelaskan, dr. Saddam Ismail, menuturkan hewan seperti tungau tidak bisa hidup di suhu panas yang tinggi. Oleh karenanya, menjemur bantal dan guling di bawah teriknya sinar matahari bisa begitu membantu membasmi tungau.

 BACA JUGA:

“Tungau atau kutu kasur ini enggak bisa hidup kalau cuacanya panas, misal di atas 50 derajat celcius,” jelas dr. Sadam, dikutip dari kanal Youtube dr. Saddam Ismail, Selasa (2/1/2024)

 BACA JUGA:

Bantal dan guling idealnya rutin dijemur langsung di bawah sinar matahari ini, sangat dianjurkan bagi orang yang kamarnya menggunakan AC dan tidak terkena sinar matahari. Pasalnya, lingkungan seperti inilah yang membuat kondisi kamar akan menjadi semakin lembap.

Bukan hanya tungau, kondisi lembab memudahkan jamur untuk berkembang. Jamur juga bisa membuat bantal dan guling Anda mengeluarkan bau yang tak sedap. Maka dari itu, diimbau untuk rajin menjemur bantal dan guling agar menghentikan pertumbuhan jamur.

Selain itu, bantal dan guling memang sering berkontak langsung dengan kulit, tak menutup kemungkinan adanya bakteri atau debu yang secara tidak sadar tertempel di sana. Jika terus didiamkan, maka bakteri dan kuman akan terus berkembang biak.

Lebih lanjut, Dr. Saddam pun menjelaskan kalau hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan, memicu timbulnya berbagai penyakit kulit hingga asma.

“Jika dibiarkan, tumpukan kotoran dan bakteri tersebut bisa menimbulkan masalah kesehatan, seperti iritasi kulit, alergi, atau timbul asma,” tegas dr. Ssadam

Semakin panas atau teriknya sinar matahari, maka semakin bagus pula untuk menghambat pertumbuhan bakteri di bantal dan guling. Tak hanya bagus untuk kesehatan, umumnya bantal dan guling yang sering terkena keringat atau dalam keadaan lembap dapat mengubah bentuknya.

Nah, dengan rutin menjemur bantal dan guling di bawah sinar matahari juga bisa membantu untuk mengembalikan bentuk bantal dan guling gar kembali fluffy dan nyaman digunakan.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement