Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Rinjani Ditutup 3 Bulan karena Cuaca Ekstrem, Pendaki Harap Bersabar

Nanda Dwi Cahyani , Jurnalis-Kamis, 21 Desember 2023 |11:10 WIB
Gunung Rinjani Ditutup 3 Bulan karena Cuaca Ekstrem, Pendaki Harap Bersabar
Gunung Rinjani (Foto: rinjaninationalpark.com)
A
A
A

PENDAKIAN menuju Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akan ditutup selama tiga bulan, terhitung mulai dari 1 Januari hingga 31 Maret 2024.

Pengelola Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengeluarkan perintah penutupan sementara destinasi wisata alam itu sesuai surat bernomor PG.2051/BTNGR/TU/KSA/12/2023.

Keputusan ini diambil dalam upaya pemulihan ekosistem kawasan gunung. Alasan penutupan diindikasikan oleh prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi klas 1 Mataram.

Pihak pengelola memertimbangkan informasi dari BMKG yang menyampaikan adanya masa menuju musim hujan 2023/2024 diprediksi akan membawa kondisi ekstrem.

Prakiraan cuaca ini menunjukkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat dan angin kencang yang dapat timbul secara tiba-tiba serta berdampak lokal pada beberapa wilayah.

Selain itu, peringatan ini juga menyoroti potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung yang mungkin terjadi.

Infografis Gunung Tertinggi di Indonesia

Keberadaan potensi bencana ini menjadi alasan utama penutupan sementara Taman Nasional Gunung Rinjani, dengan tujuan memberikan perlindungan serta keamanan bagi pengunjung dan masyarakat sekitar.

Meskipun penutupan ini memberikan dampak pada aktivitas pariwisata di area Gunung Rinjani, langkah ini diambil demi keselamatan dan perlindungan terhadap pengunjung serta kelestarian alam di kawasan tersebut.

Pihak pengelola menekankan bahwa penutupan akan dilakukan sampai ada perubahan kondisi cuaca yang memungkinkan untuk keamanan berwisata di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Sesuai dengan Surat Nomor 805 Lap/GL.03/BGV/2023 tanggal 17 Desember 2023 Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, yang menginformasikan evaluasi aktivitas Gunung Rinjani saat ini berada pada Level II (Waspada).

Berdasarkan surat tersebut, diberitahukan kepada masyarakat bahwa seluruh pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani mengalami penutupan. Penutupan destinasi ini meliputi beberapa jalur pendakian yang tersebar di beberapa wilayah, yakni:

- Jalur Wisata Pendakian Senaru di Kabupaten Lombok Utara

- Jalur Wisata Pendakian Torean di Kabupaten Lombok Utara

- Jalur Wisata Pendakian Sembalun di Kabupaten Lombok Timur

- Jalur Wisata Pendakian Timbanuh di Kabupaten Lombok Timur

- Jalur Wisata Pendakian Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur

- Jalur Wisata Pendakian Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah

Penutupan pendakian Gunung Rinjani mulai tanggal 1 Januari 2024 hingga 31 Maret 2024. Selain itu, terdapat perpanjangan penutupan destinasi wisata non-pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani, sesuai dengan Pengumuman Nomor PG.2011/BTNGR/TU/KSA/12/2023 tertanggal 8 Desember 2023.

Adapun lokasi yang terkena penutupan dari tanggal 8 Desember 2023 hingga 31 Maret 2024 adalah sebagai berikut:

- Air Terjun Jeruk Manis, Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur

Infografis Gunung Tertinggi Indonesia

- Air Terjun Mayung Polak, Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur

- Air Terjun Mangku Sakti melalui Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur

- Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Namun, terdapat beberapa destinasi wisata non pendakian yang masih dibuka untuk umum. Berikut daftar destinasi wisata yang masih dibuka di Taman Nasional Gunung Rinjani:

- Otak Kokoq Joben, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur

- Joben Eco Park (JEP), Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur

- Telaga Biru, Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur

- Treng Wilis, Desa Perian, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur

- Ulem-ulem, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur

- Gunung Kukus, Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur

- Tangkok Adeng, Desa Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur

- Bukit Malang, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur

- Savana Propok, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur

- Sebau, Desa Sapit, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur

Infografis Gunung di Jawa Barat

- Bukit Gedong, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur

- Jalur Sepeda, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur

- Jalur Sepeda Bomong Bike Park, Desa Aikprapa, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur

Bagi para wisatawan, diharapkan agar tetap mematuhi peraturan dan tata tertib yang berlaku serta memperhatikan informasi resmi dari pihak berwenang terkait status dan perubahan kondisi Taman Nasional Gunung Rinjani.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement