MENAKJUBKAN dengan pesona alamnya dan warisan sejarahnya, Banda Neira menjadi destinasi menarik bagi para pengunjung di Indonesia Timur.
Terletak di Kepulauan Banda, Maluku Tengah, Banda Neira adalah salah satu tempat yang penuh dengan keindahan alam, pulau-pulau eksotis, bangunan bersejarah.
Banda Neira tidak hanya dikenal sebagai surga bagi penyelam dengan keindahan alam bawah lautnya, tetapi juga merupakan tempat yang sarat dengan warisan sejarah.
Berikut Okezone rangkumkan 10 rekomendasi wisata di Banda Neira yang bisa Anda jelajahi selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2024.
1. Benteng Belgica
Benteng Belgica adalah destinasi pertama yang wajib dikunjungi di Banda Neira. Awalnya, pada abad ke-16, Portugis membangun benteng sederhana di wilayah ini.
Tempat ini berlokasi di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, dan buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIT.
(Foto: dok. Wimbo Mahadi)
2. Pulau Pisang
Di sini, anda dapat menikmati kegiatan snorkeling atau menyelam di salah satu pulau terbaik, yaitu Pulau Pisang.
Menariknya, pulau ini juga dikenal sebagai Pulau Syahrir karena pada masa pengasingannya, Sutan Syahrir sering mengunjungi pulau ini.
Pulau Pisang atau Pulau Syahrir terletak di Kepulauan Banda, Maluku Tengah, Maluku. Pulau ini dapat diakses selama 24 jam dan tidak dikenakan biaya alias gratis.
3. Rumah Budaya Banda Neira
Tempat wisata ini memberikan wawasan tentang penderitaan masyarakat pada masa penjajahan.
Bangunan ini sebenarnya milik pribadi Des Alwi, seorang sejarawan terkemuka dari Banda Neira. Selain sebagai sejarawan, Alwi juga merupakan anak angkat dari Bung Hatta, Wakil Presiden pertama Republik Indonesia.
(Foto: Dwi Sri Wahyuningsih)
Rumah Budaya Banda Neira berlokasi di Nusantara, Banda, Maluku Tengah, Maluku. Tempat ini beroperasi setiap hari dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIT dengan biaya masuk sebesar Rp20.000.
4. Rumah Pengasingan Bung Hatta
Salah satu tempat wisata menarik di Banda Neira adalah Rumah Pengasingan Bung Hatta selama masa penjajahan Belanda antara tahun 1936 hingga 1942.
Tempat ini menjadi saksi bisu dari perjuangan Bung Hatta bersama Sutan Syahrir untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.
(Foto: Instagram/@malamuseum)
Rumah Pengasingan Bung Hatta berlokasi di Jalan Hatta, Dwiwarna, Banda, Maluku Tengah, Maluku. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 dengan biaya masuk mulai dari Rp2.000.
5. Benteng Nassau
Benteng Nassau adalah objek wisata berikutnya yang juga merupakan benteng yang terletak di Banda Neira.
Keberadaan benteng ini menjadi bukti pentingnya pasokan rempah-rempah yang berasal dari pulau ini.
Benteng Nassau terletak di Banda, Maluku Tengah, Maluku. Tempat ini tidak dikenakan biaya masuk alias gratis.
6. Pulau Naikala
Pulau Nailaka menjadi salah satu daya tarik pariwisata utama di Banda Neira yang semakin terkenal karena keindahannya. Pulau kecil yang tidak berpenghuni ini memikat banyak orang karena hamparan pasir putih yang bersih.
Pulau Nailaka terletak di Banda, Maluku Tengah, Maluku. Pulau ini dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam sehari dan tidak dikenakan biaya alias gratis.
7. Pulau Rozengain
Pulau Hatta, juga dikenal sebagai Pulau Rozengain, keindahan alam bawah lautnya menjadi daya tarik utama bagi penggemar aktivitas di perairan.
(Foto: Instagram/@travlthru)
Nama Pulau Hatta mengacu pada sejarahnya sebagai tempat pengasingan Moh. Hatta, atau yang lebih dikenal sebagai Bung Hatta.
8. Gunung Api Banda
Gunung Api Banda, juga dikenal sebagai Gunung Ganapus, merupakan gunung api yang masih aktif.
Di Gunung Api Banda, pengunjung dapat menjumpai beragam flora dan fauna. Pemandangan dari puncak gunung ini juga sangat memukau.
Gunung Api Banda atau Gunung Ganapus terletak di Banda, Maluku Tengah, Maluku. Gunung ini dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam sehari dengan biaya masuk mulai dari sekitar Rp20.000.
9. Istana Mini Banda Neira
Bangunan ini adalah salah satu warisan cagar budaya nasional yang merupakan peninggalan dari VOC Belanda. Selain digunakan sebagai tempat tinggal para pejabat VOC, istana ini juga berfungsi sebagai gudang penyimpanan rempah-rempah.
Istana Mini Banda Naira terletak di Dwiwarna Village, Dwi Warna, Banda, Maluku Tengah, Maluku. Tempat ini buka dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIT dengan bebas biaya tiket masuk alias gratis, namun pengunjung dapat memberikan donasi seikhlasnya untuk mendukung pemeliharaan bangunan.
(Foto: Instagram/@zuljode)
10. Lava Flow
Pada tahun 1988, Gunung Api Banda meletus dan menghasilkan aliran lava yang mengalir hingga ke dasar laut. Seiring berjalannya waktu, secara alami terbentuklah kawasan bawah laut yang indah di sekitar aliran lava tersebut. Masyarakat kemudian mengenalnya sebagai Lava Flow.
Lava Flow terletak di sebelah utara Gunung Api Banda. Tempat ini dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam sehari. Untuk aktivitas snorkeling, biaya mulai dari Rp200.000, sementara untuk diving biayanya mulai dari Rp600.000.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.