Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siti Atikoh Ganjar Ajak Masyarakat Indonesia Belajar Anti Korupsi dari Jepang

Devi Ari Rahmadhani , Jurnalis-Sabtu, 09 Desember 2023 |19:44 WIB
Siti Atikoh Ganjar Ajak Masyarakat Indonesia Belajar Anti Korupsi dari Jepang
Siti Atikoh Pranowo, (Foto: MPI/Devi Ari)
A
A
A

KASUS dan budaya korupsi di Indonesia, baik di kalangan masyarakat mau pun pemerintahan, sayangnya terus tetap ada.

Tentu budaya korupsi ini tidak boleh didiamkan dan harus segera diberantas. Siti Atikoh, istri calon presiden Indonesia nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengajak masyarakat Indonesia untuk belajar anti korupsi dari Jepang.

Dalam acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Antikorupsi, di Pullman Hotel, Jakarta, Sabtu (9/12/2023), Siti Atikoh bercerita jika dirinya bersama teman-temannya pernah berkunjung ke Jepang.

Kala itu, temannya tidak sengaja meninggalkan kamera kesayangannya suatu restoran yang ada di Jepang. Sesampainya di restoran, Siti Atikoh dan temannya melihat kamera tersebut masih rapi di tempat awal tertinggal.

Menurut Siti Atikoh, pengalaman tersebut termasuk ke dalam instrumental anti korupsi kepatuhan normatif.

"Kepatuhan normatif ini berdasarkan studi yang ada itu lebih efektif. Karena sudah di-implementasi dalam keseharian, kejujuran dan moralitas, bukan karena takut dihukum tapi dia tahu karena itu salah," jelas Siti Atikoh.

Menurutnya, pemahaman seperti itulah yang perlu ditanamkan pada anak-anak sejak kecil, karena semua tidak dapat terjadi secara instan. Untuk itu, Siti Atikoh menyarankan agar anak-anak mulai diajarkan budaya anti korupsi sejak usia empat tahun. Tentunya materi anti korupsi harus disesuaikan dengan usia tersebut.

"Yang paling efektif sebenarnya untuk pencegahan korupsi adalah anak usia 4-9 tahun. Mulai diberikan pondasi, nanti step by step akan ditingkatkan, mulai dari ada efek punishment-nya atau pendisiplinan," tutup Siti Atikoh.

Dalam kesempatan ini, ibunda Alam Pranowo tersebut juga memaparkan instrumen lain terkait budaya anti korupsi yakni kepatuhan instrumental yang berarti seseorang tidak mau melakukan korupsi karena ada konsekuensinya, dihukum karena ada undang-undang dan regulasi dari negara yang tidak memperbolehkan korupsi.

Ketika seseorang telah memiliki kepatuhan instrumental dan kepatuhan normatif, seseorang akan terhindar dari perilaku korupsi. Dengan demikian, Indonesia bisa jadi bebas korupsi.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement