Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Kanker Paru, Penyakit yang Sebabkan Artis Kiki Fatmala Meninggal Dunia

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 01 Desember 2023 |09:06 WIB
Mengenal Kanker Paru, Penyakit yang Sebabkan Artis Kiki Fatmala Meninggal Dunia
Kiki Fatmala meninggal dunia di usia 56 tahun. (Foto: Instagram @qq_fatmala)
A
A
A

KABAR duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Artis senior Kiki Fatmala meninggal dunia pada usia ke 56 tahun, Jumat (1/12/2023). Pemeran si Manis Jembatan Ancol tersebut mengembuskan napas terakhirnya akibat komplikasi kanker paru yang diidapnya.

Sebagai informasi, sebelum meninggal dunia Kiki Fatmala sempat mengidap kanker paru stadium 4 sejak 19 November 2021. Sejak dia divonis kanker, dia mengaku semakin dekat Tuhan dan mendapatkan mukjizat yang besar dari Tuhan.

Merangkum dari Healthline, Jumat (1/12/2023) kanker paru merupakan kanker yang dimulai di paru-paru dan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit mematikan satu ini, patut sangat diwaspadai, mengingat pada tahap awalnya, kanker paru-paru tidak selalu menimbulkan gejala.

Penyakit ini kemudian berkembang, di awal-awal dengan timbulnya sesak napas, bersamaan dengan gejala yang tidak terduga, seperti nyeri punggung. Nyeri punggung ini bisa dialami, ketika tumor menyebabkan tekanan di paru-paru atau ketika menyebar ke sumsum tulang belakang dan tulang rusuk.

Kiki Fatmala

Kanker paru bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Meski demikian, berdasarkan tinjauan medis penyebab kanker paru-paru adalah imbas alias akibat dari kebiasaan merokok.

Pasalnya, merokok mampu merusak jaringan paru-paru sejak detik pertama menghirup asapnya. Begitu sel paru-paru rusak, organ paru mulai berperilaku tidak normal. Ini meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru.

Maka dari itu, tak heran kanker paru-paru sel kecil hampir selalu dikaitkan dengan perokok berat. Saat seseorang sudah berhenti merokok, paru-parunya mungkin bisa sembuh daan alhasil bisa mengurangi risiko kanker paru-paru.

Selain rokok, risiko kanker paru-paru juga bisa meningkat ketika kita menghirup zat berbahaya, mulai dari zat radon (meningkatkan risiko kanker paru-paru menurut American Lung Association), asbes, arsenik, kadmium, kromiumnikel beberapa produk minyak bumi uranium.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement