Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inovasi Wolbachia Jadi Perbincangan Masyarakat, Kemenkes: Manusia Tidak Dijadikan Kelinci Percobaan!

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Rabu, 29 November 2023 |21:00 WIB
Inovasi Wolbachia Jadi Perbincangan Masyarakat, Kemenkes: Manusia Tidak Dijadikan Kelinci Percobaan!
Nyamuk Wolbachia. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

PRO dan kontra terkait inovasi Wolbachia masih ramai diperbincangkan di masyarakat. Tidak sedikit dari mereka yang menganggap adanya teknologi nyamuk berwolbachia menjadikan manusia hanya digunakan sebagai kelinci percobaan pemerintah.

Tujuan nyamuk berwolbachia ini dalam upaya menurunkan angka Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Ngabila Salama mengatakan setiap gigitan nyamuk berwolbachia tidak membuat seseorang terserang penyakit, karena aman digunakan.

“Layaknya digigit nyamuk biasa, Wolbachia juga tidak mengurangi populasi nyamuk dan tidak melakukan rekayasa genetika pada nyamuk, sehingga tidak mengganggu ekosistem dan mikroorganisme lainnya. untuk itu, manusia tidak dijadikan kelinci percobaan dalam hal ini,” kata Ngabila kepada MNC Portal Indonesia beberapa waktu lalu.

Nyamuk Wolbachia

Menurutnya, jika ada informasi seperti itu, maka dipastikan itu hanya hoax atau asumsi atau provokasi yang membuat masyarkat menjadi khawatir dan semakin berpikir negatif tentang Wolbachia.

Selain itu, Ngabila juga menjelaskan dengan adanya nyamuk berwolbachia, maka tidak mengurangi populasi nyamuk. Karena nyamuk Aedes Aegypti yang ada hanya berubah menjadi Aedes Aegypti ber-Wolbachia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement