“WHO telah mengajukan permintaan resmi ke Tiongkok untuk mendapatkan informasi rinci mengenai peningkatan penyakit pernafasan dan laporan kelompok pneumonia pada anak-anak,” kata WHO.
Sementara itu, para profesional medis berspekulasi bahwa penyebab di balik wabah ini mungkin adalah Mycoplasma pneumoniae, yang umumnya dikenal sebagai 'pneumonia berjalan' yaitu infeksi bakteri yang biasanya menyerang anak-anak.
Meskipun patogen biasanya menyebabkan infeksi ringan, kasus yang parah dapat menyebabkan rawat inap. Walaupun kasusnya terus melonjak, namun saat ini belum ada laporan kematian akibat pneumonia misterius.
Untuk mengurangi penyebaran virus pneumonia, saat ini anak-anak di China telah kembali memakai masker. Beberapa sekolah telah memilih meliburkan siswanya untuk mengurangi penularan penyakit pneumonia misterius ini. Kedua tanda ini sama halnya pada kasus Covid-19 beberapa waktu lalu.
(Leonardus Selwyn)