Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Cacar Monyet di Indonesia Terus Meningkat, Begini Tips Cara Menghilangkan Bekas Luka

Chindy Aprilia Pratiwi , Jurnalis-Rabu, 22 November 2023 |20:00 WIB
Kasus Cacar Monyet di Indonesia Terus Meningkat, Begini Tips Cara Menghilangkan Bekas Luka
Cacar monyet terus menyebar di Indonesia. (Foto: Freepik.com)
A
A
A

KASUS cacar monyet atau Mpox yang terjadi di Tanah Air saat ini terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan laporan pada Selasa 21 November 2023 yang diterima MNC Portal Indonesia, total pasien cacar monyet saat ini sudah tembus 55 orang.

Adapun kasus cacar monyet ini tersebar diberbagai wilayah seperti DKI Jakarta (41), Jawa Barat(6), Banten (6), Jawa Timur (1), dan Kepulauan Riau (1).

Berkaca dari kasus tersebut, Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi, dr Eko Prakoso Wibowo, Sp. DVE menjelaskan pada cacar monyet mungkin akan meninggalkan bekas yang mengganggu penampilan.

Maka dalam beberapa kasus, bekas cacar monyet juga mengalami peradangan di sejumlah bagian. Hal itu disebabkan karena beberapa faktor seperti hiperpigmentasi atau kehitaman, dan hipopigmentasi.

Cacar Monyet

“Warnanya akan menjadi lebih putih atau lebih cerah dibandingkan warna kulit,” kata dr Eko, dikutip dalam acara Media Briefing Klinik Pramudia, di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (22/11/2023).

Lebih lanjut dr Eko menjelaskan untuk menjaga agar kulit pasien Mpox tetap terjaga diperlukan perawatan yang tepat, terutama jika ingin menghilangkan bekas luka dengan cepat, yaitu menggunakan krim pencerah yang aman dan tentunya sudah ada izin edar dari Badan POM (BPOM).

Namun sayangnya penggunaan krim itu hanya bisa digunakan pada pasien dengan keluhan hiperpigmentasi. Di sisi lain, dalam pemggunaan krim juga membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga pasien kemungkinan akan diminta lebih sabar jika ingin hasil yang maksimal.

“Selama kita menjaga kulit tetap sehat, lembap, kulit itu bisa perlahan-lahan menghilangkan bekas tersebut, tapi kebanyakan kita nggak sabar, butuh waktu yang cukup lama,” ucap dr Eko.

Untuk itu, dalam menunjang penggunaan krim pemutih atau pencerah, dr Eko menyarankan ditambah penggunaan laser sebagai treatment mengatasi pigmentasi, karena dapat mempercepat hilangnya bekas tersebut.

“Kalau kejadian hipopigmentasi, lebih cerah warnanya, itu memang kita agak sulit,” tutur dr Eko.

(Leonardus Selwyn)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement