CALON presiden, Ganjar Pranowo, kali ini menggali aspirasi dengan menginap di rumah Mbah Sumadi, salah satu warga Desa Tanjung Alam, Kecamatan Sidadap, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Meski hujan mengguyur, ratusan warga memenuhi rumah Mbah Sumadi dengan antusias, menghibur Ganjar dengan kesenian reog Ponorogo dan kuda kepang.
Warga desa tampak kompak, mempersilakan Ganjar untuk menginap, bahkan berharap agar Ganjar dapat mengunjungi rumah-rumah mereka di desa tersebut.
"Silakan pak, dengan senang hati. Kami rela kehujanan," ujar salah satu warga, Sabtu (11/11/2023) malam.
Ganjar pun dengan tulus menyalami warga, bersyukur atas sambutan meriah, dan meminta izin untuk menginap semalam di Desa Tanjung Alam.
"Makasih bapak/ibu, saya bahagia, sambutannya luar biasa. Sampai hujan-hujanan. Saya izin merepotkan, mau menginap di sini ya," kata Ganjar.
Ganjar Pranowo kerap menginap di rumah warga dalam kunjungannya ke berbagai daerah, menganggap langkah ini sebagai bentuk mendengarkan langsung aspirasi rakyat.
Ia memandang hal ini sebagai manifestasi komitmennya untuk melayani masyarakat dan menjalankan peran sebagai pemimpin yang terhubung dengan realitas di lapangan.
Ganjar mengakui bahwa salah satu kelebihan tinggal di Desa walaupun hanya sehari telah membuka matanya terhadap suasana yang baru.
Beberapa warga perkotaan yang merasa jenuh juga mulai menaruh perhatian pada keinginan untuk tinggal di desa, bahkan ada yang mempertimbangkan hal tersebut saat pensiun untuk meraih ketenangan.
Berikut adalah beberapa kelebihan tinggal di desa yang dapat menjadi pertimbangan bagi mereka yang berpikir untuk beralih ke kehidupan pedesaan.