Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Ukuran Tokek Jauh Lebih Besar dari Cicak? Berikut Penjelasannya

Hafid Fuad , Jurnalis-Sabtu, 11 November 2023 |10:01 WIB
Kenapa Ukuran Tokek Jauh Lebih Besar dari Cicak? Berikut Penjelasannya
Tokek berukuran jauh leboh besar dari cicak (Foto: IG/@arthur_npm)
A
A
A

TOKEK merupakan hewan sejenis kadal sama seperti cicak, namun ukurannya jauh lebih besar.

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya kenapa ukuran tokek bisa lebih besar ketimbang cicak?

Bagi Anda yang pernah melihat tokek maka akan nampak jelas perbedaan ukuran tubuhnya dengan cicak.

Mengutip AZ Animal, tokek memang berbeda dengan cicak meski masih sejenis kadal. Kadal memang sangat beragam khususnya dalam hal ukuran. Mulai dari sebesar cicak hingga dalam bentuk komodo yang versi 'raksasa'.

Tokek

(Foto: IG/@black_snow_reptiles)

Tokek biasa disebut cicak besar atau jenis kadal dari Suku Gekkonidae. Istilah tokek secara sempit biasa merujuk pada jenis-jenis dari genus Gekko, famili Gekkonidae.

Sedangkan tokek dalam pemahaman orang banyak merujuk pada tokek rumah (Gekko gecko), yang mudah dijumpai karena hidup berdampingan dengan manusia.

Penyebaran tokek berada di Asia Selatan dan Asia Tenggara, kemudian hingga Korea dan Jepang, lalu ke Nusantara dan Filipina. Termasuk juga hingga Kepulauan Solomon dan Santa Cruz di Kawasan Pasifik.

Gecko kebanyakan karnivora dan hidup di banyak tempat, kecuali di Antartika. Tokek termasuk dalam infraorder Gekkota dan hidup di iklim yang lebih hangat. Ukuran tubuhnya bervariasi, dari 1,6 cm sampai 60 cm.

Akan tetapi, jika hidup di tempat yang lebih terik maka ukuran tokek bisa menjadi semakin panjang dengan berat 350 gram. Hal itu dikarenakan area perut tokek dipenuhi oleh angin sehingga tampak menjadi lebih besar.

Gecko memiliki keunikan dalam hal suaranya. Tokek memiliki suara kawin yang keras. Namun beberapa spesies lainnya justru mengeluarkan suara mendesis saat terancam.

Tokek

(Foto: IG/@fadel.af2)

Spesies tokek yang nokturnal memiliki penglihatan malam yang sangat baik. Penglihatan warna mereka dalam cahaya rendah 350 kali lebih sensitif daripada mata manusia.

Sebagian besar spesies tokek aktif di malam hari, beberapa spesies diurnal dan aktif di siang hari, yang telah berevolusi beberapa kali secara independen. Seperti kebanyakan kadal, tokek bisa kehilangan ekornya untuk bertahan, sebuah proses yang disebut autotomi.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement