DARAH merupakan salah satu cairan dalam tubuh yang berfungsi sebagai media transport mengantarkan hormon dan juga nutrisi serta gen ke dalam tubuh manusia. Menurut Haematology and Medical Oncology Consultant, dr. Ralph Girson Sunarsa Sp.PD-KHOM, darah adalah satu-satunya alat transportasi yang beredar di seluruh tubuh hingga sekecil apapun.
“Kira-kira kalau dilihat darah itu sekitar delapan Persen dari berat badan normal, jadi secara cairan, situ sekitar delapan Persen,” kata dr Ralph, dikutip dalam acara Media Education Webinar.

Kandungan darah juga memiliki beberapa macam jenisnya seperti sel darah merah, sel darah putih, plasma, dan trombosit. Di lingkungan masyarakat saat ini sering kali terdengar kalau kanker darah hanyalah leukimia, padahal sebagaimana diketahui kanker darah juga memiliki banyak jenis seperti limfoma dan myeloma.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, multiple myeloma terjadi ketika sel plasma yang sehat menjadi sel abnormal berkembang biak dan menghasilkan antibodi normal. Perubahan ini memicu serangkaian masalah dan kondisi medis yang dapat memengaruhi tulang, ginjal, dan kemampuan tubuh Anda untuk membuat sel darah merah dan putih serta trombosit yang sehat.
BACA JUGA:
“Untuk myeloma itu sendiri memiliki pengertian salah satu sel darah putih yang sebenarnya memiliki tujuan untuk membuat antibodi pencegahan infeksi, biasanya myeloma terdapat pada sumsum tulang manusia,” ucap dr Ralph.
Beberapa kasus yang terjadi pada seseorang penderita multiple myeloma mungkin bisa saja tidak disertai dengan gejala, namun tes darah dapat dilakukan sebagai petunjuk tanda-tanda jika seseorang mengalami kondisi yang mungkin saja mengarah kepada multiple myeloma.
Namun gejala lainnya yang dapat timbul adalah kelemahan pada lengan dan tungkai, kelelahan, mual muntah, tidak nafsu makan, penurunan berat badan, demam, dan lebih mudah terkena memar atau berdarah.
Dalam hal ini, penyedia layanan kesehatan mungkin akan memberikan rekomendasi sambil menunggu kemajuan kesehatan seseorang tersebut dengan dibantu pemberian obat. Meskipun penyedia pelayanan kesehatan juga tidak dapat menyembuhkan multiple myeloma, akan tetapi mereka dapat mengobati kondisi dan gejala terkait serta memperlambat perkembangannya melalui kemoterapi, imunoterapi, terapi radiasi, dan transplasntasi sel induk.
Selain itu, multiple myeloma juga memiliki angka kejadian terbilang jarang terjadi, perkiraan sekitar tujuh dari 100 ribu orang setiap tahunnya yang terkena multiple myeloma.
BACA JUGA:
Pada umumnya multiple myeloma ini lebih banyak menyerang pria dibandingkan wanita, bahkan beberapa penelitian lain juga menunjukkan seseorang yang berkulit hitam dan memiliki usia lanjut lebih berisiko terkena penyakit tersebut.