Apalagi, mandi air garam biasanya menggunakan air hangat yang semakin membuat kulit rentan kehilangan kelembabannya.
“Mandi air garam ini bisa menyebabkan kulit irtasi terutama pada yang sensitif dan kulitnya kering. Kemudian bisa sebabkan dehidrasi juga, apalagi air hangat dan ada garamnya itu bisa menyebabkan dehidrasi karena kukit kehilangan kelembapannya,” jelasnya.
Sebetulnya, tak ada salahnya bila seseorang ingin mencoba mandi air garam. Namun, menurut dr.Dicky jauh lebih baik mandi dengan air bersuhu biasa dan menggunakan sabun yang ringan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan kulit.
“Untuk menjaga kebersihan tubuh dan kesehatan ya mandi saja secara regular dan rutin. Ini penting untuk personal hygiene, dan ini sangat cukup dan terbukti untuk menjaga personal hyhine kita,” tegas dr. Dicky
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.