Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkatkan Kewaspadaan, Ini 7 Gejala Cacar Monyet

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 17 Oktober 2023 |11:34 WIB
Tingkatkan Kewaspadaan, Ini 7 Gejala Cacar Monyet
Cacar monyet (Foto: Freepik)
A
A
A

DIREKTORAT Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru saja mengonfirmasi satu warga Indonesia terpapar Monkeypox atau cacar monyet.

"Kita mendapat laporan satu kasus lagi terkonfirmasi," kata Anggota Tim Kerja Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kemenkes Chita Septiawati dalam siniar "Sosialisasi Kewaspadan Monkeypox" di Jakarta.

 cacar monyet

Ia menjelaskan, temuan kasus cacar monyet itu dilaporkan pada 14 Oktober 2023. Pasien tersebut terkonfirmasi setelah melalui serangkaian tes dan disebut merupakan warga DKI Jakarta.

 BACA JUGA:

Lalu apa saja gejala cacar monyet?

Dikutip dari Siloam Hospitals, gejala cacar monyet umumnya akan mulai terasa setelah 6-16 hari seseorang terpapar, di mana masa inkubasi virus ini berkisar antara 6-13 hari.

WHO membagi gejala cacar monyet menjadi dua periode infeksi, yaitu periode invasi dan periode erupsi kulit. Ini masing-masing penjelasannya:

Periode Invasi

Periode ini berlangsung dalam 0-5 hari setelah terinfeksi virus. Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan adalah:

1. Sakit kepala berat

2. Demam

3. Sakit punggung

4. Lemas (asthenia)

5. Nyeri pada otot

6. Mual dan muntah (terutama yang terkena langsung dari gigitan hewan)

7. Pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati), dilanjutkan dengan muncul ruam-ruam pada kulit

Perbedaan utama gejala cacar lainnya dengan penyakit cacar monyet adalah adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening. Pada kasus lain, gejala yang ditimbulkan bisa saja lebih parah, seperti gangguan pernapasan seperti radang tenggorokan, batuk, dan hidung tersumbat.

 BACA JUGA:

Periode Erupsi Kulit

Gejala utama dalam periode erupsi kulit pada cacar monyet adalah munculnya ruam pada kulit, biasanya akan terjadi pada 1-3 hari setelah pengidap mengalami demam.

Pertama-tama, ruam akan muncul di wajah, kemudian mulai menyebar ke seluruh tubuh. Area tangan, kaki, dan wajah merupakan bagian yang paling terdampak ruam. Ruam kulit diawali dengan bintik-bintik kemudian berubah menjadi lenting atau vesikel, yaitu lepuhan yang berisi cairan. Lalu, dalam beberapa waktu akan membentuk kerak.

Faktor Risiko Cacar Monyet

Cacar monyet adalah kondisi yang dapat menyerang siapa saja, terlebih bagi seseorang yang belum pernah terinfeksi sebelumnya. Namun, di luar itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena cacar monyet, di antaranya yaitu:

1. Melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi virus ini tanpa menggunakan alat pelindung

2. Merawat orang yang sedang mengidap penyakit cacar monyet

3. Mengonsumsi daging (atau bagian tubuh lain) binatang liar, terutama jika tidak dimasak terlebih dulu.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement