Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Dampak BPA pada Reproduksi Pria

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 16 Oktober 2023 |21:48 WIB
Kenali Dampak BPA pada Reproduksi Pria
Pria alami gangguan reproduksi. (Foto: Adobe stock)
A
A
A

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga kini terus berupaya melakukan pelabelan risiko senyawa kimia Bisfenol A atau BPA pada galon air minum bermerek. Menurut BPOM, ini bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi kesehatan masyarakat.

"Kami berusaha melindungi kesehatan masyarakat, kata Direktur Standarisasi Pangan Olahan BPOM Aisyah.

 pria alami gangguan reproduksi

Apalagi dampak negatif senyawa BPA yang memicu gangguan seksual pada kaum pria ini adalah hasil temuan riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Zhonghua Nan Ke Xue pada 2018 oleh pusat reproduksi Taiyuan atau Shanxi Reproductive Center, China. Studi ini diberi judul “Hubungan antara Paparan Harian Bisfenol A dan Fungsi Seksual Pria: Studi dari Pusat Reproduksi” yang melibatkan 353 partisipan di China.

 BACA JUGA:

“Pekerja yang terpapar BPA memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap disfungsi seksual pria di semua aspek fungsi seksual, dibandingkan dengan pekerja yang tidak terpapar. Menariknya, terdapat hubungan dosis-reaksi, yang berarti semakin tinggi paparan BPA, semakin tinggi pula risiko disfungsi seksual,” tulis kesimpulan hasil studi tersebut.

Riset dilakukan di Shanxi Reproductive Center antara September 2014 dan April 2015, dengan mengeksplorasi hubungan antara fungsi seksual pria dan paparan harian terhadap BPA. Metodenya melibatkan pria pasien yang mencari pengobatan infertilitas akibat masalah yang disebabkan oleh salah satu pasangan mereka. Data mengenai karakteristik umum, fungsi seksual, dan sampel darah vena puasa dikumpulkan.

Hasil penelitian kemudian menggambarkan hubungan yang kuat antara paparan BPA dengan disfungsi seksual, termasuk hasrat seksual yang rendah, kemampuan ereksi yang menurun, intensitas ejakulasi yang berkurang, dan ejakulasi dini.

Dari 353 partisipan, 45,0% di antaranya mengalami disfungsi seksual, dengan kurangnya hasrat seksual (47,3%) sebagai penyebab utama. BPA terdeteksi pada semua pasien dengan konsentrasi berkisar antara 0,38-21,93 ng/ml dan rata-rata sebesar 5,79 ng/ml.

Hasil temuan terbaru ini, mengukuhkan hasil riset sebelumnya yang dilakukan oleh para peneliti gabungan dari Amerika Serikat dan China pada 2010. Penelitian yang didukung dana hibah dari US National Institute of Occupational Safety and Health ini, difokuskan pada pekerja pabrik di China yang terpapar BPA di lingkungan kerja mereka.

 BACA JUGA:

Kesimpulan kedua penelitian tersebut juga sama, bahwa paparan BPA, senyawa kimia yang umumnya digunakan dalam produk plastik dan resin konsumen, memiliki dampak serius terhadap masalah reproduksi pria.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement