Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

No Bra Day, Kenali Sejarah dan Tujuannya Yuk!

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Jum'at, 13 Oktober 2023 |12:19 WIB
No Bra Day, Kenali Sejarah dan Tujuannya Yuk!
No Bra Day. (Foto: Freepik)
A
A
A

SETIAP tanggal 13 Oktober diperingati hari No Bra Day. Nah hari tersebut merupakan sebuah cara untuk menghormati para korban dan penyintas kanker payudara. Di hari ini, diharapkan para perempuan tidak menggunakan bra seharian.

Namun sejatinya gerakan ‘tidak memakai bra sehari’ bukan untuk memamerkan bagian sensitif seorang perempuan.Tunjuannya memberikan kesadaran akan bahaya penyakit kanker dan bagaimana mengambil langkah pencegahan yang tepat.

 mencegah kanker payudara

Mengutip The Sun, peringatan No Bra Day awalnya dikenal bernama BRA Day ini dicetuskan oleh Dr. Mitchell Brown. Ia merupakan ahli bedah plastik asal Kanada yang mendorong para penyintas kanker payudara untuk melakukan operasi rekonstruktif payudara.

Dokter Mitchell merupakan dalang dari Hari Kesadaran Rekonstruksi Payudara (BRA) di Women's College Hospital dan Toronto General Hospital.

 BACA JUGA:

Selain itu, acara BRA day bertujuan agar meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan skrining kanker payudara.

Peringatan No Bra Day juga mengingatkan kaum perempuan akan gejala kanker payudara, dan mendorong perempuan untuk melakukan pemeriksaan mandiri secara rutin.

Peringatan No Bra Day bisa dilakukan dengan screening payudara sejak dini untuk mencegah kanker payudara. Apalagi kanker payudara sudah banyak membunuh kaum wanita.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement