Peninggalan suku Indian Maya masih bisa dinikmati hingga kini, di Labna, Yucatan. Perebutan Kekuasaan Kedatangan orang kulit putih ke benua Amerika rupanya cukup mengganggu suku Indian.
Perebutan tanah kekuasaan pun tidak dapat terbendung. Akibatnya, peperangan kecil sering terjadi antara Indian dengan pendatang di berbagai tempat.
Sebuah publikasi ilmiah dengan judul ‘Strategi Masyarakat Afro-Amerika Menaklukan Kuasa Masyarakat Kulit Putih di Souther States’ menjelaskan jika masyarakat Indian dimanfaatkan pula oleh penjajah untuk mengolah dan mengeksplorasi potensi ekonomi, termasuk menggerakkan roda perekonomian.
Kasarnya, mereka dipekerjakan sebagai budak. Bahkan seiring berjalannya waktu, orang kulit putih yang berasal dari kalangan ekonomi rendah juga dijadikan budak. Sama seperti suku Indian.
Semakin intens perbudakan, semakin ramai penjajah yang datang ke benua Amerika, maka perlawanan yang dilakukan suku Indian semakin kuat. Ujungnya, orang-orang Indian yang tinggal di wilayah New England dan Virginia dipaksa keluar dari daerahnya.
