APAKAH kuda nil memakan manusia? Mungkin itu pertanyaan yang kerap terbesit di pikiran kita. Kuda nil (Hippopotamus amphibius) merupakan mamalia omnivora yang berasal dari Afrika sub Sahara.
Namun, mereka bertahan hidup dengan memakan sayuran, buah-buahan dan tanaman air lainnya.
Melansir USA Today, Senin (2/10/2023) kuda nil dipastikan tidak memakan manusia. Meski demikian, kuda nil dapat menjadi sangat agresif dan berbahaya jika merasa terancam atau jika wilayah mereka diinvasi.
Kuda nil tidak menunjukkan sifat teritorial di darat. Tetapi, mereka memiliki wilayah yang mereka jaga dengan ketat di dalam air.
Pasalnya, kuda nil sering menghabiskan waktu berendam untuk menjaga suhu tubuh mereka supaya tetap sejuk.
Situasi ini menjadi berbahaya bagi orang yang berada di perahu dan tidak menyadari kehadiran kuda nil. Manusia harus berhati-hati jika tanpa sengaja memasuki wilayah kuda nil.
Biasanya kuda nil menghuni daerah sungai dengan jarak sekitar 55-110 meter dari pantai. Mereka akan berpatroli di area tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada yang memasuki wilayah mereka tanpa izin.
Sementara A-Z Animals menyebutkan bahwa kuda nil menyebabkan 500 kematian manusia per tahun di Afrika. Faktanya kuda nil merupakan salah satu hewan darat paling mematikan di dunia.
Mereka akan berlari mengejar musuhnya dengan kecepatan rata-rata 30 km/jam. Sementara, manusia hanya dapat berlari dengan kecepatan 6-8 km/jam.
Bobot tubuhnya mencapai 1.800 kg untuk kuda nil jantan muda. Sedangkan bobot kuda nil jantan dewasa bisa mencapai 3.200 kg.
Beberapa faktor yang menyebabkan kematian manusia akibat serangan kuda nil antara lain melalui gigitannya. Kuda nil memiliki gigi seri dan taring yang tajam seperti pisau. Jika serangan terjadi di dalam air, kemungkinan kuda nil akan menenggelamkan manusia.
(Foto: IG/@kagome1031)
Struktur gigi mereka tidak dirancang untuk memotong rumput. Gigi mereka diciptakan untuk memangsa hewan yang mengancam wilayah mereka. Belum lagi dengan rahangnya yang sangat kuat.
Rahang kuda nil dapat terbuka selebar 150 derajat. Begitu membuka rahangnya dalam sekejap mereka dapat menghancurkan tenggorokan lawannya, termasuk sang raja hutan, singa.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.