INI alasan kenapa busung lapar perutnya besar, penyebab dan gejalanya akan diterangkan dalam artikel ini. Busung lapar merupakan istilah awan yang merujuk kepada penyakit Kwashiorkor dan Marasmus. Penyakit ini seringkali dijumpai pada anak-anak yang mungkin kekurangan nutrisi pada masa pertumbuhannya. Penanda dari seseorang atau anak-anak yang terkena busung lapar diantaranya adalah bentuk perutnya yang membesar dan membengkak.
Dilansir dari Medical News Today, keadaan malnutrisi ini merupakan kondisi serius yang bisa terjadi ketika seseorang tidak mengonsumsi cukup protein. Lantas, kenapa busung lapar dapat menyebabkan perut yang membesar? Berikut penyebab dan ulasannya.

Penyebab Busung Lapar
Nutrisi manusia dapat dipenuhi salah satunya dengan mengonsumsi cukup protein dan kalori. Namun, jika seseorang tidak mengonsumsi cukup protein maupun kalori dalam kurun waktu yang lama, kondisi tubuhnya akan menurun hingga menyebabkan penyakit busung lapar.
Busung lapar umumnya terjadi pada anak-anak, terutama kepada mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk mendapatkan nutrisi yang cukup, segera setelah mereka berhenti menyusui. Dalam istilah medis, penyakit busung lapar ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu Kwashiorkor dan Marasmus.
Kwashiorkor adalah akibat dari malnutrisi parah atau kekurangan protein. Sementara itu, marasmus adalah salah satu bentuk malnutrisi akibat kekurangan kalori. Sampai saat ini, para ahli belum bisa memastikan penyebab penyakit tersebut. Namun, mereka mengaitkannya dengan pola makan yang sebagian besar cenderung terdiri dari jagung, singkong, atau nasi. Kurangnya antioksidan makanan juga dapat menjadi penyebab penyakit tersebut.
BACA JUGA:
Gejala Busung Lapar
Gejala utama yang mungkin muncul bagi pengidap busung lapar adalah perut yang membesar. Namun, ada juga beberapa gejala lain seperti kehilangan selera makan, dehidrasi, dermatosis atau lesi kulit, hingga depigmentasi atau bercak kulit. Selain itu, perubahan warna rambut yang tampak kuning atau oranye pun dapat menjadi gejala busung lapar.
Ditambah, biasanya orang-orang yang menderita penyakit ini pun mengalami pembengkakan di area tubuh tertentu. Tidak hanya di perut, melainkan dapat juga pada tungkai dan kaki, yang apabila bagian permukaan kulitnya ditekan akan meninggalkan bekas jari.
Efek Perut yang Membesar
Efek atau gejala perut yang membesar merupakan penanda utama dari penyakit busung lapar. Efek ini dapat terjadi akibat kekurangan protein parah, yang dapat menyebabkan retensi cairan sehingga perut terlihat kembung. Jika seorang anak mengalaminya, ia dipastikan memerlukan pertolongan medis segera.
Dalam hal ini, protein bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Protein yang tidak mencukupi menyebabkan cairan berpindah ke area tubuh yang tidak seharusnya sehingga menumpuk di jaringan. Ketidakseimbangan cairan di dinding kapiler itu pun dapat menyebabkan retensi cairan, atau edema.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.