FESTIVAL Danau Lindu kembali digelar pada 11 hingga 13 November 2023 di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Event ini bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata Danau Lindu sekaligus cagar budaya megalitikum di daerah tersebut.
"Sigi memiliki potensi wisata alam alami non-buatan dan situs cagar budaya megalit yang terus dipromosikan lewat berbagai kegiatan dan strategi," kata Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi seperti dilansir dari ANTARA, Rabu (13/9/2023).
Danau Lindu yang terletak di ketinggian 1.500 meter dari permukaan laut merupakan danau terbesar kedua di Sulawesi Tengah setelah Danau Poso.
BACA JUGA:
Danau Lindu berada di pegunungan dan kawasan hutan Lindu wilayah kerja Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL). Dalam kawasan taman nasional di Kecamatan Lindu terdapat danau dan cagar budaya.
Masyarakat di Kecamatan Lindu hidup berdampingan dengan danau, situs cagar budaya, dan hutan. Daerah ini dikenal memiliki kearifan lokal dan adat istiadat yang kuat, yang hingga saat ini terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.
BACA JUGA:
Samuel mengatakan objek wisata Danau Lindu menawarkan beberapa spot destinasi kepada wisatawan di antaranya keindahan dan keunikan danau yang terletak di pegunungan, budaya dan adat istiadat, cagar budaya serta potensi hutan dan hasil hutan yang telah dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
"Pemkab Sigi akan mempromosikan potensi - potensi ini melalui Festival Danau Lindu untuk menarik minat wisatawan," ujarnya.
Festival Danau Lindu akan diselenggarakan oleh Pemkab Sigi pada 11 - 13 November 2023 bertempat di Kecamatan Lindu.
"Saat ini lokasi objek wisata Danau Lindu mulai dibersihkan melibatkan OPD lingkup Pemkab Sigi, masyarakat dan Forkompimda," ujarnya.
Di samping itu, kata dia, akses jalan menuju lokasi Danau Lindu terus di tingkatkan oleh Pemkab Sigi bersama Kementerian PUPR.
Di samping memiliki keindahan objek wisata alam, Kabupaten Sigi juga memiliki situs cagar budaya yang di antaranya terletak di Kulawi, Kulawi Selatan dan Pipikoro, serta cagar budaya Kecamatan Sigi Kota, Palolo, dan Nokilalaki.
Pemkab Sigi juga melakukan pengembangan wisata desa meliputi 11 desa terdiri dari wisata Desa Sibedi, Kalukutinggu, Toro, Mataue, Lawua, Balane, Karunia, Kaleke, Tomado, Wayu, Bora dan wisata edukasi bekas likuefaksi.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.