Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TikToker Ini Galang Dana Rp3,8 Miliar untuk Berjuang Melawan Anoreksia

Nadia Putri Fauziah , Jurnalis-Senin, 28 Agustus 2023 |08:00 WIB
TikToker Ini Galang Dana Rp3,8 Miliar untuk Berjuang Melawan Anoreksia
Amy Ellis ceritakan perjuangannya melawan anoreksia. (Foto: Mirror.co.uk)
A
A
A

SEORANG wanita dari Broughton bernama Amy Ellis menceritakan perjuangannya dalam menghadapi penyakit anoreksia melalui akun media sosialnya. Seperti diketahui, Amy merupakan selebgram TikTok yang memiliki lebih dari 140.000 pengikut.

Sekadar informasi, Anoreksia sendiri merupakan gangguan makan, yang membuat penderitanya menghindari untuk makan sehingga membuat berat badan menjadi rendah. Penderita Anoreksi memiliki rasa takut dan cemas yang berlebihan terhadap kenaikan berat badan.

Dalam kasus ini, Amy telah menderita gangguan makan sejak masih kecil, dan hal tersebut sering di salah artikan oleh dokter bahwa dia mengalami despresi. Amy berkata bahwa dia bermain TikTok sebagai salah satu upaya dalam mengumpulkan 200 ribu pounds atau sekira Rp3,8 miliar.

Anoreksia

Biaya tersebut akan dia gunakan untuk perawatan medis specialis terhadap penyakit Anoreksia yang dideritanya. Maka dari itu Amy membuat konten dan membagikan bagaimana kisah perjuangannya dan hal tersebut sukses membuat banyak orang mendapatkan banyak pelajaran berharga darinya.

Namun sayang perjuangan Amy harus berhenti karena pada Senin, 22 Mei 2023. Amy dikabarkan meninggal dunia.

BACA JUGA:

Wanita Ini Rela Donorkan Rahimnya kepada sang Adik, Jalani Operasi Selama 9 JamDilansir dari halaman resmi Mirror pada Senin (28/8/2023) akun TikTok Amy @savingamycymru mengunggah.

“Amy telah mengambil sayap kupu-kupunya dan terbang ke kehidupan selanjutnya. Amy mengajari kami banyak hal dan terima kasih atas semua bantuan serta dukungan kepadanya untuk mendapatkan bantuan specialis,” tulis unggahan tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement