INDONESIAN Fashion Chamber (IFC) kembali akan menggelar ajang Front Row Paris yang digelar untuk ke-4 kalinya. Tahun ini, perhelatan ini akan digelar di The Westin Hotel Vendome Paris pada tanggal 2 September 2023 mendatang.
Sejumlah brand fashion dan desainer Tanah Air akan unjuk gigi dalam perhelatan kali ini. Sebut saja brand modest Kami, Khanaan, karya fashion mahasiswi BINUS International, brand modest Anggia Handmade, Lidia Hadiwinoto, Deden Siswanto, Hikmat Fashion, hingga Ivan Gunawan.

Pagelaran fashion show dan exhibition ini dicanangkan oleh Bank Indonesia dan IFC yang selalu mendukung jenama Indonesia di Front Row Paris.
National Chairman Indonesian Fashion Chamber, Ali Charisma mengatakan, pelaksanaan Front Row Paris kali ini misinya tidak jauh berbeda dengan pergelaran sebelum-sebelumnya, yakni agar brand fashion Tanah Air lebih mendunia ke pasar Eropa.

Bahkan, dengan terlibatnya beberapa brand modest Tanah Air, bisa menjadikan Indonesia jadi kiblat modest fashion dunia.
“Intinya kita ingin menjemput bola dengan gaya kita. Karena orang barat itu sebenarnya mengerti mengenai fashion. Tapi dari Indonesia memiliki budaya-budaya yang juga mereka belum paham. Makanya, waktu itu 2015 ide awalnya, terus kita realisasikan 2018, karena kita ingin mengkurasi atau mengajak teman-teman, kita open untuk berkembang bersama di sana. Supaya orang Eropa bisa melihat warna yang sebenarnya yang ada di Indonesia,” ujar Ali, saat media gathering yang diadakan di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Kamis, (24/8/2023).
“Alasan keduanya memang supaya teman-teman dan kami dari asosiasi itu mengenal budaya mereka, sehingga kita juga bisa menyesuaikan dalam artian oh, baju saya tinggal ngetwist seperti ini. Karena udah tahun keempat, tujuannya udah ke next step. Tujuannya sudah ada hasil konkrit juga, baik itu dari branding maupun dari marketingnya,” sambungnya.
Lantas, koleksi-koleksi apa saja yang akan ditonjolkan oleh masing-masing brand dan desainer di ajang Front Row Paris 2023 nanti? Berikut 5 diantaranya.
1. Kami
Dalam misi mengenalkan warisan lokal, Kami melalui Orva Collection mewujudkan sentuhan magis warna-warni Kain Endek khas Bali yang ditransformasi menjadi gaya puitis ala Paris.
Siluet feminin menampilkan detail draped layers, dan potongan asymmetrical kian melengkapi perpaduan rumit Kain Endek Bali dengan gaya Paris yang modern sekaligus anggun.
Orva Collection sendiri mengeksplorasi gabungan antara motif bunga Rain Lily khas Kami, serta Kain Endek dari Agung Bali Collection yang tergabung dalam beragam material mulai dari linen, katun, silk, tulle, hingga organza.
Citra Paris yang chic juga terpancar dari palet warna Orva Collection, menghasilkan 10 looks dinamis yang disempurnakan oleh ornamen payet agar lebih dramatis dan romantis.
2. Khanaan
Khanaan Cruise 2024 untuk Paris Front Row 2024 menampilkan motif geometris kuno yang terinspirasi dan diresapi dengan kreativitas multifaset kota dan warisan yang tak ternilai.
Siluet yang diimpikan oleh Khanaan Shamlan, yang secara puitis menggabungkan motif monogram khas kami dengan fitur lanskap ini pola yang indah.
Dengan kesempatan kali ini Khanaan menggabungkan 2 wastra indonesia tenun garut dan batik pekalongan yang di design dan kombinasi warna dan cahaya yang berani mewakili warna lampu kota dan bangunan arsitektur Paris.
3. Lost in Versailles collection by Syukriah Rusydi
Koleksi ini ingin mengenal dan menggali kekayaan dan mengangkat kembali kemewahan wastra nasional. Label syukriah Rusydi kali ini mengambil Tenun Aceh sebagai material utama untuk koleksi yang direlease dan ditampilkan pada pagelaran busana di Front Row Paris 2023 ini.